Overhead protokol TCP pada komunikasi antarkontainer yang berada pada satu
host (collocated containers) dapat menurunkan kinerja sistem, terutama pada
skenario aplikasi dengan lalu lintas tinggi, karena paket data tetap harus melewati
seluruh lapisan protokol TCP/IP di kernel meskipun tujuan akhirnya lokal. TCP
eBPF, secara teori, bisa mengoptimasi overhead tersebut tetapi benchmark
menunjukkan kinerja tidak lebih baik dibandingkan TCP reguler. Penelitian ini
bertujuan mengoptimalkan data path TCP BPF di Linux kernel untuk kasus
collocation. Solusi yang diusulkan berupa perubahan struktur pemanggilan
program eBPF untuk kasus collocation, efisiensi sinkronisasi, dan optimasi proses
socket accounting. Selain itu, pendekatan ini memperkenalkan backlog queue
dalam kernel yang disinkronisasi dengan lock terpisah, serta mengurangi durasi
critical section pada socket lock untuk meminimalkan lock contention. Hasil
pengujian menunjukkan bahwa optimasi TCP BPF yang diusulkan mampu
meningkatkan throughput dan menurunkan latensi komunikasi yang bersifat
collocated secara signifikan dibandingkan TCP reguler maupun implementasi
TCP BPF sebelumnya.
Perpustakaan Digital ITB