digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

23216076_abstrak.pdf
Terbatas  karya
» Gedung UPT Perpustakaan

Komunikasi data modern, seperti teknologi nirkabel dengan standar IEEE 802.11 b/g/n, menuntut antena untuk memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan yang berubah. Dalam penelitian ini, dirancang antena yang mampu direkonfigurasi untuk menyesuaikan dengan perubahan lingkungan. Antena yang diusulkan dicetak pada dua lapis substrat dielektrik FR4 Epoxy dengan permitivitas relatif sebesar 4,2, rugi-rugi sebesar 0,02, ketebalan masingmasing sebesar 1,6 mm, dan disusun berbentuk lingkaran. Pada sisi atas substrat pertama, delapan elemen antena susun berbentuk kotak yang bekerja pada frekuensi 2,4 GHz diberi catuan menggunakan saluran mikrostrip dengan teknik proximity coupling. Ukuran setiap antena adalah 30×30 mm2. Jarak sudut antar antena yang berdekatan adalah 45°. Saluran pencatu mikrostrip dicetak pada sisi atas substrat kedua sementara groundplane yang berbentuk lingkaran dengan diameter 270 mm ditempatkan di sisi sebaliknya. Dioda PIN (SMP1345-079LF) diimplementasikan pada ujung lengan saluran pencatu mikrostrip untuk bertindak seperti saklar yang menghubungkan atau memutuskan saluran pencatu ke groundplane. Dioda PIN ini berperan dalam rekonfigurasi pola radiasi antena. Chip kapasitor (100 pF) ditempatkan di antara dioda PIN dan sumber gelombang mikro untuk mencegah arus searah mengalir ke sumber gelombang mikro, yang merupakan arus bolak-balik. Sementara itu, chip induktor (33 ?H) diletakkan di antara dioda PIN dengan sumber arus searah untuk mencegah arus bolak-balik berjalan ke sumber arus searah tersebut. Ketika dua elemen antena yang saling berseberangan diatur untuk aktif, koefisien refleksi antena tersebut mencapai - 14,39 dB pada frekuensi 2,4 GHz. Antena tersebut memiliki bandwidth kerja sebesar 240 MHz dari frekuensi 2,32 GHz sampai 2,56 GHz dan gain sebesar 0,25 dBi.