ABSTRAK Farhan Elsano Chaniago
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
TA_Farhan E. Chaniago
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Peningkatan emisi gas rumah kaca memicu pemanasan global yang memerlukan solusi mitigasi andal, seperti teknologi Carbon Capture and Storage (CCS). Injeksi CO2 di bawah permukaan, seperti rencana pada Lapangan "FR", Cekungan Banggai, memiliki risiko kebocoran sehingga menuntut pemantauan yang komprehensif untuk memastikan keamanan penyimpanannya. Metode pencitraan seismik selang waktu (time-lapse) sangat efektif untuk memantau pergerakan fluida ini dalam skala besar. Penelitian ini bertujuan membandingkan respons gelombang seismik sebelum dan sesudah injeksi, mengetahui sensitivitas metode full waveform inversion (FWI) guna memetakan sebaran plume CO2, dan menguji kedua skema time-lapse, meliputi skema paralel dan sekuensial.
Tahapan diawali dengan penyusunan model sintetik kecepatan gelombang P (????????) baseline dan monitor berdasarkan data sumur dan peta struktur kedalaman. Pemodelan ke depan (forward modeling) dan proses inversi dengan optimisasi algoritma Spectral Projected Gradient (SPG) dijalankan menggunakan pemrograman Julia Devito Inversion (JUDI). Hasil seismogram sintetik pascainjeksi mengidentifikasi kemunculan reflektor anomali baru akibat penurunan impedansi akustik pada zona target. Proses inversi sebanyak 10 iterasi berhasil mencapai konvergensi dan merekonstruksi model kecepatan secara stabil. Penurunan kecepatan rambat dari rata-rata 3,22 km/s menjadi 2,99 km/s pada area injeksi akibat efek substitusi fluida, dapat didelineasi oleh FWI. Berdasarkan evaluasi metode pemantauan time-lapse, skema inversi sekuensial terbukti lebih baik dalam mengisolasi batas geometri plume CO2 dibandingkan skema paralel yang rentan terhadap artefak. Selain itu, algoritma FWI menunjukkan ketahanan (robustness) yang sangat baik dalam mendelineasi target secara akurat meskipun diaplikasikan pada data seismik yang disuntikkan colored noise dengan amplitudo RMS sebesar 20%.
Perpustakaan Digital ITB