Penelitian ini bertujuan menganalisis ketahanan (robustness) dan kemampuan interpretabilitas
(interpretability) model ensemble deep learning untuk klasifikasi tiga kelas citra
USG payudara secara lintas domain (cross-domain). Tiga arsitektur pendukung (Shallow
CNN, ResNet50, dan Swin-Tiny) dilatih menggunakan dataset BUSI dan dievaluasi pada
dataset RS Kota Baru melalui pengujian zero-shot dan adaptasi fine-tuning. Categorical
Focal Loss diterapkan guna menangani ketidakseimbangan data dan memprioritaskan
metrik malignant recall. Model ensemble dibangun dengan mengintegrasikan ekstraksi
fitur backbone menuju algoritma classifier machine learning klasik seperti KNN
dan XGBoost. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa perpaduan fitur Swin-Tiny dengan
classifier KNN menghasilkan performa generalisasi lintas domain terbaik. Penerapan
Focal Loss terbukti efektif menekan angka false negative melalui peningkatan malignant
recall yang signifikan. Selain itu, analisis Gradient-weighted Class Activation Mapping
(Grad-CAM) mengonfirmasi bahwa Swin-Tiny secara konsisten memusatkan atensi pada
area lesi yang relevan secara klinis dibandingkan ResNet50. Kesimpulannya, model
ensemble berbasis Swin Transformer mampu memberikan prediksi diagnostik yang tangguh
dan stabil di berbagai domain rumah sakit sekaligus mempertahankan transparansi
keputusan klinis bagi tenaga medis.
Perpustakaan Digital ITB