Dokumen Asli
Terbatas Dessy Rondang Monaomi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Dessy Rondang Monaomi
» Gedung UPT Perpustakaan
Sistem pendeteksi wajah telah menjadi metode pengenalan identitas sebagai
prosedur keamanan yang paling umum digunakan. Dukungan kamera pada
gawai memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk memanipulasi wajah
terdeteksi. Akses ini kemudian menjadi celah kejahatan dan berbagai metode
pendeteksi serangan tipuan juga turut dikembangkan. Walau demikian, metode
yang dikembangkan dengan basis jaringan neural tidak cukup eksploratif dalam
membandingkan beragam variasi arsitektur yang berpotensi memberikan
kinerja yang lebih baik. Penggunaan data latih yang berbeda juga selalu menjadi
ruang optimasi potensial dan memberikan peluang untuk mengungguli model
deteksi yang telah ada.
Pengembangan model diawali dengan melakukan perbandingan arsitektur
untuk mendapatkan variasi arsitektur paling optimal. Performa model dinilai
melalui analisis kualitatif dengan map fitur dan kuantitatif dengan persebaran
skor prediksi pada masing-masing model dalam kondisi data yang sama. Satu
arsitektur terbaik dipilih menjadi kerangka utama yang terlibat dalam pengujian
efektivitas skala arsitektur berbeda dan variasi kedalaman adaptasi parameter
pada proses fine-tuning. Pengembangan model deteksi juga mencakup adaptasi
metode augmentasi tanda serangan digital dalam pemrosesan data untuk
memperkenalkan kondisi lingkungan yang variatif dan membantu memenuhi
data dalam domain serangan berbasis topeng.
Arsitektur Swin Transformer dipilih sebagai penyangga terbaik dan skala base
dengan kedalaman adaptasi parameter last-stage menjadi konfigurasi model
terbaik. Model ini unggul pada 5 dari 6 metrik evaluasi dalam pengujian data
intraset dengan akurasi 98.24%, APCER 0.71%, BPCER 2.79%, EER 1.61%,
ACER 1.51%, dan AUC 99.8%. Pada pengujian data antarset, model yang
didapatkan memiliki skor AUC sebesar 94.94% untuk LCC-FASD, 74.53%
untuk parsial MSU-MFSD, 83.02% untuk parsial CASIA-FASD, 86.91% untuk
NUAA imposter, serta 76.99% untuk CustomSpoofFaceIF4092. Berbeda
dengan implementasi metode augmentasi digital dalam pengembangan data
serangan presentasi wajah, model yang dihasilkan tidak berhasil menunjukkan
performa yang lebih baik dari penggunaan data latih awal.
Perpustakaan Digital ITB