digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

COVER BELLA RIZKYLILLAH SUSENO
EMBARGO  2029-07-20 

Kompleksitas pengaturan kelembagaan, banyaknya pemangku kepentingan yang terlibat, serta rentang waktu implementasi yang panjang menjadi ciri yang semakin menonjol dalam pengembangan lahan sektor publik. Pendekatan analisis yang selama ini umum digunakan cenderung berfokus pada produk akhir berupa rencana tata ruang atau keluaran kebijakan semata, sehingga kurang mampu mengungkap bagaimana proses pengembangan lahan sesungguhnya berlangsung melalui serangkaian keputusan dan tindakan yang terjadi secara bertahap dari waktu ke waktu. Untuk mengisi kesenjangan tersebut, penelitian ini menyusun sekaligus menerapkan kerangka analisis berbasis peristiwa (event-based) guna mengkaji proses pengembangan lahan sektor publik pada pengembangan lahan Ibu Kota Nusantara (IKN). Melalui pendekatan studi kasus kualitatif yang dipadukan dengan metode penelusuran proses (process tracing), penelitian ini berupaya mengidentifikasi dan mengklasifikasikan berbagai peristiwa—baik di ranah kebijakan, kelembagaan, maupun implementasi—yang membentuk perjalanan pengembangan lahan IKN, mulai dari tahap inisiasi awal hingga fase implementasi yang tengah berlangsung. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa proses pengembangan lahan di IKN berlangsung secara non-linear dan iteratif, dibentuk oleh sejumlah peristiwa kunci seperti pembentukan landasan hukum, restrukturisasi kelembagaan, tahapan pengadaan tanah, hingga pengambilan keputusan terkait investasi infrastruktur. Dengan mengoperasionalkan model proses berbasis peristiwa pada konteks proyek publik berskala besar, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya literatur di bidang perencanaan dan pengembangan lahan, sekaligus menawarkan sejumlah implikasi kebijakan yang relevan bagi pengelolaan pembangunan perkotaan yang digerakkan oleh negara