digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Perubahan tutupan lahan pada ekosistem gambut menjadi salah satu sumber emisi karbon terbesar di Indonesia, khususnya di wilayah yang mengalami degradasi akibat drainase, kebakaran, dan konversi untuk kepentingan ekonomi. Dalam konteks Forestry and Other Land Uses (FOLU) Net Sink 2030, gambut memiliki peran strategis bukan hanya sebagai penyimpan karbon, tetapi juga sebagai ruang hidup bagi masyarakat desa yang menggantungkan ekonomi mereka pada lahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan, memperkirakan neraca emisi–sekuestrasi karbon gambut, serta mengkaji dimensi sosial ekonomi yang berkaitan dengan pemanfaatan lahan di BPDAS Batanghari, Jambi. Metode yang digunakan meliputi desk study berbasis analisis spasial menggunakan LUMENS, pengumpulan data sekunder, serta verifikasi lapangan melalui observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran kuantitatif mengenai kontribusi gambut tingkat tapak terhadap target FOLU Net Sink 2030, sekaligus menghasilkan rekomendasi strategis bagi pemerintah, lembaga riset, serta pemangku kebijakan dalam merancang intervensi mitigasi berbasis lanskap yang tetap mempertimbangkan keberlanjutan sosial.