digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Sebagai respons terhadap program kemandirian energi dan pengembangan energi terbarukan yang digagas oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto, penelitian ini menerapkan dua pendekatan valuasi intrinsik, yaitu Discounted Cash Flow (DCF) dan Dividend Discount Model (DDM), untuk mengestimasi nilai intrinsik dari beberapa perusahaan energi milik negara (BUMN) yang terdaftar di Indonesia. Dengan menghitung Root Mean Square Error (RMSE), penelitian ini mengevaluasi model mana yang lebih akurat dalam mencerminkan nilai pasar. Model DCF menggunakan dua varian, yaitu Free Cash Flow to Firm (FCFF) dan Free Cash Flow to Equity (FCFE), sedangkan DDM mencakup model pertumbuhan konstan dan multi-tahap. Temuan menunjukkan bahwa kinerja model bervariasi tergantung pada karakteristik perusahaan dan kondisi sektoral, dengan model DCF memberikan hasil valuasi yang lebih akurat untuk perusahaan dengan kebijakan dividen yang tidak teratur. Keputusan investasi didasarkan pada hasil dari valuasi yang dilakukan.