2026 JONATHAN DELEN HOSEA ABSTRAK
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB
Data deret waktu kerap mengalami perubahan struktur rata-rata maupun variansi
akibat intervensi eksternal. Ketepatan mendeteksi titik-titik lokasi perubahan
tersebut menjadi krusial karena berperan sebagai alat evaluasi berbasis data
terhadap dampak kebijakan maupun fenomena laten yang sulit diukur secara
langsung. Penelitian ini mengevaluasi kinerja berbagai algoritma deteksi titik
perubahan, khususnya Tail-Greedy Unbalanced Haar (TGUH), dalam mendeteksi
perubahan tersebut. Pengujian dilakukan melalui simulasi Monte Carlo dengan
delapan skenario sinyal sintetis dan implementasi pada data konsentrasi PM2.5
harian DKI Jakarta (2019–2023) yang dibagi ke dalam tiga periode berdasarkan
karakteristik variansinya. Hasil simulasi menunjukkan bahwa algoritma TGUH dan
Wild Binary Segmentation (WBS) yang diintegrasikan dengan penalti Strengthened
Schwarz Information Criterion (sSIC) menunjukkan kinerja yang lebih baik dalam
mendeteksi titik perubahan, dengan capaian F1-Score terbaik sebesar 0.9983 dan
0.9973 pada skenario Big Jump. Pada data riil, TGUH dan WBS konsisten
melokalisasi partisi struktural yang tervalidasi oleh dinamika iklim dan kebijakan
pandemi Covid-19.
Perpustakaan Digital ITB