Teluk Balikpapan merupakan perairan estuari yang dipengaruhi oleh interaksi
pasang surut dan debit sungai. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh
variasi debit sungai terhadap karakteristik pasang surut, amplifikasi pasut, pola
arus, dan asimetri pasang surut menggunakan model hidrodinamika tiga dimensi.
Validasi model dilakukan menggunakan data elevasi muka air laut pada dua stasiun
pengamatan, sedangkan analisis harmonik dilakukan dengan metode T_TIDE.
Karakteristik arus dan asimetri pasang surut dianalisis menggunakan Tidal
Duration Asymmetry (TDA), dan Peak Current Asymmetry (PCA).
Hasil validasi menunjukkan bahwa model mampu merepresentasikan kondisi
lapangan dengan baik yang ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,984
dan 0,975 serta nilai Relative Root Mean Square Error (RRMSE) sebesar 4,08%
dan 5,02%. Analisis harmonik menunjukkan bahwa pasang surut di Teluk
Balikpapan didominasi oleh komponen semidiurnal M? dan S? dengan nilai
Formzahl berkisar antara 0,335-0,472 yang mengindikasikan tipe pasang surut
campuran condong semidiurnal (mixed tide prevailing semidiurnal). Variasi debit
sungai tidak memberikan perubahan yang signifikan terhadap amplitudo maupun
fase komponen utama pasang surut. Fenomena amplifikasi pasut teridentifikasi dari
peningkatan tunggang pasut maksimum dari 2,57 m di hilir menjadi 2,79 m di hulu.
Keberadaan debit sungai juga meningkatkan kecepatan arus pada seluruh titik
pengamatan, meskipun perbedaannya relatif kecil antar skenario debit. Analisis
asimetri menunjukkan bahwa fase surut cenderung berlangsung lebih lama
dibandingkan fase pasang, sementara analisis PCA menunjukkan karakteristik ebb
dominant di bagian hilir dan hulu estuari. Secara umum, dinamika hidrodinamika
Teluk Balikpapan lebih dikendalikan oleh pasang surut dan karakteristik morfologi
estuari dibandingkan oleh variasi debit sungai.
Perpustakaan Digital ITB