digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Sri Wulandari
PUBLIC Open In Flipbook Rita Nurainni, S.I.Pus

Teluk Balikpapan merupakan perairan estuari yang dipengaruhi oleh interaksi pasang surut dan debit sungai. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi debit sungai terhadap karakteristik pasang surut, amplifikasi pasut, pola arus, dan asimetri pasang surut menggunakan model hidrodinamika tiga dimensi. Validasi model dilakukan menggunakan data elevasi muka air laut pada dua stasiun pengamatan, sedangkan analisis harmonik dilakukan dengan metode T_TIDE. Karakteristik arus dan asimetri pasang surut dianalisis menggunakan Tidal Duration Asymmetry (TDA), dan Peak Current Asymmetry (PCA). Hasil validasi menunjukkan bahwa model mampu merepresentasikan kondisi lapangan dengan baik yang ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,984 dan 0,975 serta nilai Relative Root Mean Square Error (RRMSE) sebesar 4,08% dan 5,02%. Analisis harmonik menunjukkan bahwa pasang surut di Teluk Balikpapan didominasi oleh komponen semidiurnal M? dan S? dengan nilai Formzahl berkisar antara 0,335-0,472 yang mengindikasikan tipe pasang surut campuran condong semidiurnal (mixed tide prevailing semidiurnal). Variasi debit sungai tidak memberikan perubahan yang signifikan terhadap amplitudo maupun fase komponen utama pasang surut. Fenomena amplifikasi pasut teridentifikasi dari peningkatan tunggang pasut maksimum dari 2,57 m di hilir menjadi 2,79 m di hulu. Keberadaan debit sungai juga meningkatkan kecepatan arus pada seluruh titik pengamatan, meskipun perbedaannya relatif kecil antar skenario debit. Analisis asimetri menunjukkan bahwa fase surut cenderung berlangsung lebih lama dibandingkan fase pasang, sementara analisis PCA menunjukkan karakteristik ebb dominant di bagian hilir dan hulu estuari. Secara umum, dinamika hidrodinamika Teluk Balikpapan lebih dikendalikan oleh pasang surut dan karakteristik morfologi estuari dibandingkan oleh variasi debit sungai.