digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - Aqila Fitra Khairunnisa
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Pemanfaatan bambu sebagai salah satu komposit serat alam terus meningkat. Hal ini didorong dengan ketersediaan bambu yang melimpah di Indonesia dan terus berkembangnya proses pengolahan bambu yang menjadikan sifat mekanisnya dapat meningkat. Seiring dengan berkembangnya proses pengolahan bambu tersebut diperlukan berbagai proses karakterisasi untuk mengetahui pemanfaatan terbaik dari hasil pengolahan tersebut. Salah satu proses pengolahan yang dilakukan adalah menjadikan bambu sebagai scrimber, yaitu dengan mencacah serat bambu lalu dicampurkan dengan bahan pemadu untuk setelahnya dilakukan proses pressing yang dapat meningkatkan kekuatan bambu. Dalam tugas akhir ini dilakukan analisis numerik simulasi three point-bending menggunakan perangkat lunak Abaqus CAE, terhadap material bambu scrimber untuk dibandingkan dengan referensi berupa hasil pengujian. Analisis yang dilakukan mengacu kepada ASTM D790. Model analisis menggunakan tipe elemen solid dengan tipe elemen tetrahedral. Simulasi three-point bending dilakukan dengan menerapkan kondisi batas pada indenter berupa gaya sebesar 151,6 N yang ekuivalen dengan defleksi sebesar 0,98 mm sesuai dengan pengujian pada referensi. Tipe kontak yang diterapkan antara indenter dengan spesimen adalah surface-to-surface. Sifat material yang digunakan adalah orthotropic, di mana karakteristik materialnya berbeda pada tiga arahnya. Dengan hanya diketahui sifat material pada satu arah saja, maka pada studi ini dilakukan pendekatan, yaitu pada arah 2 dan 3 sama dengan arah 1. Pendekatan ini dilakukan dengan pertimbangan proses pengolahan bambu menjadi scrimber membuat karakteristik di dua arah lainnya mendekati arah pertama. Untuk menunjukkan validitas dari pendekatan tersebut, dilakukan simulasi terhadap model bambu di mana karakteristik arah 2 dan 3 berbeda jauh dibanding arah 1, sebagaimana sifat orthotropic bambu pada umumnya. Hasil simulasi menunjukkan defleksi sebesar 0,897 mm yang bisa dibandingkan dengan referensi memiliki perbedaan sebesar 8,43%.