DAFTAR PUSTAKA MOCHAMAD ANDI NURFAUZI
EMBARGO  2029-07-16 
EMBARGO  2029-07-16 
Krisis persampahan di Kota Bandung, khususnya pasca keterbatasan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, menunjukkan perlunya transformasi sistem pengelolaan sampah yang selama ini didominasi pendekatan angkut-buang. Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, dikembangkan Program Pembentukan Lembaga Pengelola Sampah Tingkat Kelurahan (PSTK) yang bertujuan memperkuat pengelolaan sampah organik berbasis pada kelurahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses pembentukan dan pengembangan PSTK sebagai inovasi kelembagaan dalam transisi pengelolaan sampah perkotaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus pada PSTK di Kelurahan Panjunan dan Kelurahan Nyengseret, Kota Bandung. Analisis dilakukan dengan mengintegrasikan kerangka Multi-Level Perspective (MLP), Microfoundations of Sustainability Transitions, Institutional Complexity, dan Niche Configurations untuk memahami interaksi antara inovasi, aktor, institusi, serta dinamika perubahan dalam sistem pengelolaan sampah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa PSTK berkembang sebagai institutional niche yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengolahan sampah organik, tetapi juga sebagai inovasi tata kelola yang mengintegrasikan perubahan perilaku, penguatan kapasitas masyarakat, dan pengembangan sistem pengelolaan sampah berbasis kelurahan. Perkembangan PSTK berlangsung dalam situasi institutional complexity yang ditandai oleh interaksi antara logika lingkungan, logika administratif negara, logika komunitas, dan logika ekonomi sirkular yang memengaruhi arah pengembangan kelembagaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa transisi yang terjadi tidak mengarah pada penggantian rezim pengelolaan sampah yang telah ada, melainkan pada proses incremental regime adaptation, yaitu adaptasi rezim melalui integrasi inovasi kelembagaan yang berkembang pada level niche. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan analisis transisi persampahan melalui integrasi perspektif MLP, microfoundations, dan institutional complexity untuk menunjukkan bahwa niche dalam transisi pengelolaan sampah tidak selalu berbentuk inovasi teknologi, tetapi dapat berupa inovasi kelembagaan yang berperan sebagai arena negosiasi berbagai logika kelembagaan dalam mendorong transformasi sistem pengelolaan sampah perkotaan.
Perpustakaan Digital ITB