ABSTRAK Shana Dianra Ayasha
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 1 Shana Dianra Ayasha
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 2 Shana Dianra Ayasha
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 3 Shana Dianra Ayasha
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 4 Shana Dianra Ayasha
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 5 Shana Dianra Ayasha
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 6 Shana Dianra Ayasha
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
PUSTAKA Shana Dianra Ayasha
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
LAMPIRAN Shana Dianra Ayasha
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Desa Bambu Lestari Wogo merupakan program yang berfokus pada hilirisasi
pengembangan bambu melalui model desa bambu hasil kerjasama YBLL dan
Pemerintah Daerah. Partisipasi masyarakat merupakan kunci penting dalam
pengelolaan program Desa Bambu Lestari. Persepsi dan partisipasi
masyarakat dapat menggambarkan penilaian masyarakat yang akan
mencerminkan keberlanjutan program. Diperlukan penelitian untuk
melakukan identifikasi dan peninjauan terhadap keberlanjutan program Desa
Bambu Lestari di Desa Wogo. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk
memahami keberlanjutan Program Desa Bambu Lestari di Desa Wogo,
Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur
dilihat dari persepsi dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini merupakan
penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan deduktif. Metodologi
penelitian yang digunakan mencakup analisis data primer dari observasi dan
wawancara langsung di lapangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
program Desa Bambu Lestari mampu memberikan dampak positif terhadap
lingkungan dan ekonomi masyarakat. Akan tetapi persepsi masyarakat Desa
Wogo yang masih rendah mengurangi partisipasi masyarakat yang
berpengaruh dalam keberlanjutan program Desa Bambu Lestari. Faktor
pendukung partisipasi masyarakat yaitu kemauan dan kemampuan
masyarakat, pengadaan kegiatan rutin, insentif, ketersediaan modal dan alat,
serta partisipasi pihak eksternal. Faktor penghambat partisipasi masyarakat
yaitu keterbatasan modal dan alat, ketidakadaan BUMDes, serta kurangnya
pendampingan. Dibutuhkan peningkatan keterlibatan masyarakat, advokasi
program, serta peningkatan pendampingan dari pemerintah.
Perpustakaan Digital ITB