Abstrak_Aisyah Nur Rohmah Hadi Putri
Terbatas yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan
Cedera otot merupakan salah satu cedera yang paling sering dialami atlet sepak bola dan memiliki
risiko tinggi untuk mengalami kekambuhan. Penggunaan Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs
(NSAID) umum dilakukan untuk mengurangi nyeri dan inflamasi pascacedera. Namun,
penggunaannya diduga dapat memengaruhi proses regenerasi jaringan otot. Penelitian ini bertujuan
mendeskripsikan profil penggunaan NSAID serta menganalisis hubungannya dengan kejadian cedera
otot berulang pada atlet sepak bola. Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional
dilakukan pada 94 atlet sepak bola pria yang memiliki riwayat cedera otot dalam enam bulan
terakhir. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-square, Fisher's
exact, dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan NSAID, bentuk sediaan,
waktu inisiasi, dan durasi penggunaan NSAID berhubungan dengan kejadian cedera otot berulang (p
< 0,05). Selain itu, usia, frekuensi nyeri otot pascalatihan, tingkat keparahan cedera, dan
return-to-play juga berhubungan dengan kejadian tersebut (p < 0,05). Dengan demikian, penggunaan
NSAID dan beberapa karakteristik penggunaannya berhubungan dengan kejadian cedera otot
berulang pada atlet sepak bola.
Perpustakaan Digital ITB