digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Ziad Mohammad Abdillah
PUBLIC Open In Flipbook Rita Nurainni, S.I.Pus

Surface Solar Irradiance (SSI) merupakan komponen penting dalam keseimbangan energi permukaan dan ketersediaan sumber daya surya di Indonesia. Pada skala intramusiman, Madden-Julian Oscillation (MJO) dapat memodulasi kondisi atmosfer yang berkaitan dengan radiasi matahari permukaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan MJO dengan SSI di Indonesia berdasarkan seluruh fase MJO aktif serta mengidentifikasi variasinya antarwilayah dan antarmusim selama periode 1991–2020. Data yang digunakan berupa Surface Solar Radiation Downwards (SSRD) ERA5 periode 1991–2020 dan indeks Real-time Multivariate MJO (RMM). MJO dikategorikan aktif ketika amplitudo RMM lebih besar dari satu. Komponen musiman SSI dihilangkan menggunakan nilai rata-rata dan tiga harmonik pertama, kemudian anomali SSI dikompositkan berdasarkan delapan fase MJO pada lima regional Indonesia dan empat musim klimatologis. Anomali clearness index digunakan sebagai parameter pendukung, sedangkan signifikansi diuji menggunakan uji t satu sampel dua arah dengan p < 0,05. Hasil menunjukkan bahwa fase 3-5 umumnya didominasi anomali SSI negatif, dengan fase 4 menunjukkan pola anomali paling konsisten, karena seluruh regional memiliki area signifikan 100% yang seluruhnya berupa anomali negatif. Sebaliknya, fase 7-8 didominasi anomali positif, sedangkan fase 1, 2, 5, dan 6 menunjukkan variasi antarregional yang lebih besar. Pola anomali SSI juga menunjukkan perbedaan antarmusim. Sebanyak 35 dari 40 kombinasi regional-fase (87,5%) menunjukkan dan yang sama-sama signifikan dengan arah anomali yang sama. Hasil ini menunjukkan bahwa keterkaitan SSI dengan fase MJO aktif memiliki pola antarfase yang jelas, tetapi tidak seragam antarwilayah dan antarmusim.