2026 ADHITYO RAFAEL ANDY SIGIT ABSTRAK
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB
Penyakit jantung koroner merupakan penyebab utama kematian global yang pencegahannya
memerlukan deteksi dini faktor risiko. Analisis data survei kesehatan berskala
masif, seperti dataset Behavioral Risk Factor Surveillance System (BRFSS) 2022, sering
kali terhambat oleh tantangan matematis berupa masalah ketidakseimbangan kelas yang
ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan bivariat dan multivariat
faktor risiko terhadap kejadian serangan jantung, serta merancang sebuah kerangka
sistem pendukung keputusan bernama Correspondence Analysis Decision Intelligence
Framework (CADIF) guna mengklasifikasikan tingkat prioritas intervensi penanganan.
Metodologi yang digunakan mengintegrasikan Analisis Korespondensi Sederhana
(AKS) untuk seleksi fitur bivariat berbasis ukuran efek Cohen (?2 ? 0, 01) dan Analisis
Korespondensi Berganda (AKB) Matriks Burt untuk ekstraksi parameter geometri
spasial multivariat. Pembobotan objektif parameter tersebut dihitung menggunakan
Entropy Weight Method (EWM), yang kemudian diagregasi oleh algoritma TOPSIS
untuk menghasilkan skor prioritas dinamis berbasis batas kuartil. Hasil AKS berhasil
menyaring 13 variabel prediktor utama secara signifikan. Pemetaan AKB pada ruang
geometri dua dimensi (yang menangkap 98,99% informasi inersia) membuktikan secara
visual adanya asosiasi yang sangat kuat antara serangan jantung dengan riwayat angina,
stroke, kesulitan mobilitas fisik, dan tingkat kesehatan umum yang memburuk. Mesin
keputusan CADIF kemudian merumuskan lima kelas prioritas risiko dengan atribut
pemburukan fisik tersebut ditetapkan secara sistematis sebagai prioritas kritis (Immediate
Intervention). Secara keseluruhan, pemodelan CADIF terbukti tangguh memproses
ketimpangan kelas secara natural, dan sukses mentransformasi metode eksploratif visual
menjadi instrumen stratifikasi risiko klinis yang presisi, terukur, dan objektif.
Perpustakaan Digital ITB