Bintang Be merupakan bintang tipe B berotasi cepat yang dikelilingi oleh
selubung gas. Interaksi antara rotasi, pulsasi, dan selubung menyebabkan penentuan parameter fisis bintang Be menjadi kompleks dan memerlukan analisis
fotometrik dan spektroskopi. Penelitian ini bertujuan menganalisis variabilitas
fotometrik dan spektroskopi ?
1 Orionis, menentukan parameter fisis bintang
dan selubungnya, serta membangun model 3 dimensi bintang–selubung. Data yang digunakan meliputi kurva cahaya TESS, spektrum optik multi-epoch
terutama garis Balmer, spektrum UV, serta fotometri multiband. Frekuensi
variabilitas dianalisis menggunakan Lomb–Scargle periodogram dan iterative
pre-whitening. Parameter fotosfer ditentukan melalui fitting SED, pseudokontinum UV, dan profil garis menggunakan grid atmosfer TLUSTY serta
lintasan evolusi berotasi GENEC. Parameter selubung diaproksimasi menggunakan DISCO, sedangkan geometri dan kinematikanya dimodelkan dengan
SHAPE-X.
Hasil analisis menunjukkan bahwa ?
1 Orionis memiliki variabilitas multiperiodik dengan frekuensi 1.4841 d?1
sebagai frekuensi paling persisten pada
tiga epoch pengamatan. Aktivitas fotometrik beramplitudo besar berkaitan
dengan variasi rasio V/R H? dan H? yang lebih kuat, yang mengindikasikan peningkatan perturbasi atau asimetri selubung. Variasi V/R menghasilkan
periode sekitar 4.8 tahun pada H? dan 4.9 tahun pada H?, yang secara indikatif konsisten dengan struktur asimetris global yang berpresesi. Fitting SED
menghasilkan Teff = 22700+1700
?600 K, AV = 0.186+0.080
?0.038 mag, R = 6.43+0.28
?0.44 R?,
dan log(L/L?) = 3.996+0.105
?0.053. Fitting profil garis memberikan log g = 3.70
dan v sin i = 280 km s?1
, sedangkan pencocokan GENEC menghasilkan massa
saat ini sekitar 10.4 M?, umur 17.7 Myr, dan inklinasi 54.9
?
. Fitting DISCO
menghasilkan densitas dasar selubung sekitar (2?3)×10?8 kg m?3
serta indeks
densitas radial n = 3.0?3.2. Model SHAPE-X dapat mereproduksi bentuk
umum profil H? berpuncak ganda, meskipun masih terdapat perbedaan terhadap profil observasi. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan gabungan
fotometri, spektroskopi, dan pemodelan memberikan kendala yang konsisten
terhadap sifat fisis ?
1 Orionis dan selubungnya.
Perpustakaan Digital ITB