digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800








DAFTAR PUSTAKA AHMAD GHAZY DANANJAYA
EMBARGO  2029-06-19 

LAMPIRAN AHMAD GHAZY DANANJAYA
EMBARGO  2029-06-19 

Pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan strategi transformasi nasional yang dibranding sebagai "Smart Forest City", namun pelaksanaannya menghadapi tantangan kompleks dalam menyelaraskan narasi global dengan realitas lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika, mekanisme proses, dan efektivitas kolaborasi antar-pemangku kepentingan (Multiple Helix) dalam pembangunan branding kepariwisataan IKN. Menggunakan metode kualitatif studi kasus tunggal dengan analisis konten berbasis NVivo, penelitian ini menghasilkan tiga temuan utama. Pertama, secara dinamika, terdapat asimetri kekuasaan yang tajam di mana pemerintah pusat dan investor mendominasi pengambilan keputusan, sementara masyarakat lokal dan akademisi berada di posisi yang terbatas. Kedua, secara proses, kolaborasi berjalan instruktif (top-down) melalui mekanisme kurasi narasi yang ketat, yang sering kali menghasilkan partisipasi semu (tokenism) di level masyarakat. Ketiga, secara efektivitas, terjadi disonansi di mana branding IKN sukses membangun citra visual yang megah di ruang digital, namun belum efektif mewujudkan keadilan sosial dan kenyamanan ekologis di lapangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model tata kelola saat ini perlu bertransformasi dari pola transaksional menuju model "Regeneratif Penta-Helix" yang memprioritaskan pemulihan kepercayaan publik, integrasi ekonomi lokal, dan kelestarian lingkungan sebagai fondasi keberlanjutan identitas kota.