digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800








DAFTAR PUSTAKA CINDY FARIIDA DWIANDARA
EMBARGO  2029-08-10 

LAMPIRAN CINDY FARIIDA DWIANDARA
EMBARGO  2029-08-10 

Pertumbuhan sektor pariwisata memberikan kontribusi penting terhadap pembangunan ekonomi daerah, namun disisi lain berpotensi menimbulkan tekanan terhadap lingkungan, kualitas pengalaman wisatawan, dan efektivitas pengelolaan destinasi apabila tidak diimbangi dengan pengendalian kapasitas kawasan. Salah satu tantangan utama dalam pengelolaan destinasi wisata adalah belum tersedianya informasi mengenai batas optimal jumlah kunjungan yang dapat diterima kawasan tanpa menurunkan kualitas lingkungan maupun pelayanan. Waduk Darma merupakan salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Kuningan dengan jumlah kunjungan yang relatif tinggi dan ditetapkan sebagai bagian dari Kawasan Strategis Kabupaten (KSK), namun belum memiliki kajian mengenai daya dukung wisata sebagai dasar pengelolaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya dukung wisata dan tekanan kunjungan di wisata Waduk Darma. Penelitian menggunakan pendekatan multiple methods (Suhartini & Jones, 2023), yakni metode kuantitatif dan spasial dengan pendekatan Tourism Carrying Capacity menurut Cifuentes (1992) yang meliputi perhitungan Physical Carrying Capacity (PCC), Real Carrying Capacity (RCC), dan Effective Carrying Capacity (ECC), serta menganalisis persepsi wisatawan terhadap kondisi sosial dan lingkungan di Waduk Darma dengan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, kuesioner wisatawan, wawancara dengan pengelola, wisatawan, dan pemangku kepentingan, serta analisis data sekunder mengenai karakteristik kawasan dan jumlah kunjungan wisatawan, maupun pemetaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai TCC yang dapat diterima Waduk Darma sebesar 3.788 pengunjung per hari pada luas area efektif 37.000 m². Rata-rata kunjungan aktual Waduk Darma sebesar 200-800 pada hari biasa dan mencapai 1.000-1.800 pada akhir pekan, menunjukkan bahwa tingkat pemanfaatan kawasan masih berada di bawah batas daya dukung. Persepsi responden juga menunjukkan bahwa kondisi lingkungan dan sosial di Waduk Darma masih dinilai baik, ditandai dengan lingkungan yang bersih, nyaman, aman, serta tingkat keramaian yang belum mengganggu pengalaman berwisata. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan hasil Tourism Carrying Capacity (TCC) sebagai dasar evaluasi pengelolaan kawasan sehingga pengembangan pariwisata dapat dilakukan secara adaptif sesuai dengan kapasitas kawasan.