COVER Kevin Maheswara
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 1 Kevin Maheswara
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 Kevin Maheswara
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 Kevin Maheswara
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 Kevin Maheswara
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 Kevin Maheswara
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 6 Kevin Maheswara
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 7 Kevin Maheswara
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 8 Kevin Maheswara
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
PUSTAKA Kevin Maheswara
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
LAMPIRAN Kevin Maheswara
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Pertumbuhan kendaraan bermotor yang pesat di Kota Bandung meningkatkan
beban lalu lintas pada Simpang Ibrahim Adjie – Terusan Jakarta Antapani, simpang
bersinyal empat lengan yang telah dilengkapi Flyover Jaksa Agung R. Soeprapto
untuk mengalihkan sebagian arus menerus timur–barat, namun efektivitasnya
terhadap kinerja simpang secara keseluruhan belum dievaluasi secara terukur.
Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja lalu lintas eksisting simpang,
mengukur dampak keberadaan flyover melalui perbandingan kondisi dengan dan
tanpa flyover, serta membandingkan hasil analisis antara metode Pedoman
Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dan pemodelan mikrosimulasi PTV Vissim,
pada periode jam puncak pagi dan sore dengan parameter derajat kejenuhan,
tundaan, panjang antrean, dan rasio kendaraan henti. Hasil penelitian menunjukkan
dampak flyover bersifat kondisional terhadap periode waktupada sore hari, ketika
arus mendekati kapasitas, ketidakberadaan flyover meningkatkan panjang antrean
sebesar 102,0–115,6% dan tundaan sebesar 72,1–206,1%; sedangkan pada pagi
hari dampaknya tidak konsisten akibat perbedaan filosofi pengaturan waktu sinyal
antar skenario. Perbandingan kedua metode menunjukkan kesesuaian tinggi pada
kondisi arus rendah, namun deviasi meningkat signifikan seiring derajat kejenuhan
mendekati satu, terutama pada panjang antrean. Keterbatasan geometrik lajur Belok
Kiri Jalan Terus turut menjadi faktor deviasi tambahan yang hanya mampu
direpresentasikan model mikroskopik PTV Vissim.
Perpustakaan Digital ITB