Peningkatan prevalesi hipertensi di Indonesia dan kebijakan pemerintah terkait pembatasan konsumsi garam, gula dan lemak menjadi factor pemicu berkembangnya produk makanan sehat di Indonesia. Salah satu produk bumbu sehat adalah bumbu kaldu rendah garam. Peluncuran produk bumbu kaldu ini di pasaran pada saat tren meningkatnya gaya hidup sehat dan meningkatnya frekuansi memasak di rumah tidak menjadikan penetrasi produk ini tinggi di pasaran, Berawal dari masalah ini, penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi bauran pemasaran produk (4P) dari produk ini karena rendahnya performa penetrasi. Evaluasi menggunakan konsep S-O-R (Stimuli-Organism-Response) dengan kemasan produk tersebut bertujuan untuk mengetahui niat membeli konsumen melalui perceived value. Hipotesa yang digunakan adalah bauran pemasaran (4P) akan berpengaruh terhadap perceived value, dan mendoprong niat untuk membeli produk. Tahapan penelitian ini terdiri dari evaluasi bauran pemasaran (STP dan 4P bauran pemasaran), evaluasi internal, evaluasi ekternal (PESTEL), evaluasi competitor, survey konsumen untuk membuktikan hipotesa yang dibuat dan analisa akar masalah. Metode analisa yang digunakan adalah deskripsi kuantitatif dan analisa statistic PLS-SEM.
Penelitian ini dilakukan di area Jakarta dengan 320 responden dari berbagai usia, jenis pekerjaan dan jenis kelamin. Hasil survey menyatakan bauran pemasaran produk, promosi dan harga memiliki hubungan terhadap perceived value, sementara perceived value memiliki efek signifikan terhadap niat untuk membeli. Berdasarkan hasil ini, usulan bauran pemasaran untuk produk bumbu kaldu rendah garam harus focus pada keunggulan manfaat produk/nilai produk, kegiatan promosi berkonsep pada pendidikan konsumen dan menekankan pada pengetahuan produk. Sarana digital dapat menjadi salah satu media komunikasi untuk menjangkau konsumen dari generasi tua dan muda. Penyelarasan pesan kesehatan dan konsisten di berbagai media promosi adalah factor kunci untuk meningkatkan kesaradan konsumen terhadap produk tersebut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu Perusahaan untuk meningkatkan penetrasi produk di pasar dan memberi pengetahuan bagi industry bumbu di Indonesia pada saat merumuskan strategi pemasaran saat launching produk sejenis..
Perpustakaan Digital ITB