digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Metode berbasis densitas lokal seperti HDBSCAN secara sistematis melewatk- an anggota gugus bintang terbuka di wilayah pinggiran pada data Gaia DR3, sehingga mengakibatkan estimasi ukuran dan massa gugus yang lebih rendah dari sebenarnya. Penelitian ini memperkenalkan ENTRAP (ENtropy-based To- pological Rescue of Ambiguous Points), sebuah metode hibrida yang menginte- grasikan HDBSCAN dengan persistent homology. Kandidat bintang dievaluasi menggunakan jarak Mahalanobis untuk kesesuaian geometris dan entropi per- sistensi sekuensial untuk konsistensi topologis, dengan ukuran ketetanggaan dan ambang penerimaan keduanya ditentukan secara adaptif tanpa parameter tetap. Pengujian pada sepuluh gugus Gaia DR3 (6 juta tahun–3,5 miliar tahun, 130 pc–4,75 kpc) mengungkap dua mode operasi. Dalam mode pemulihan, ke- naikan keanggotaan berkisar 13% hingga 94% relatif terhadap HDBSCAN, dengan deteksi ekor tidal 0,6–0,7 kpc untuk M44, 0,25–0,30 kpc untuk M45, dan 87 pc untuk OCSN 61. Pada sistem multi-gugus Orion, ENTRAP memulihk- an 234 anggota ASCC 19 dibandingkan hanya 61 oleh Hunt & Reffert (2023). Pada OC 0339, pemulihan satu bintang tipe-B menggeser estimasi AV terbaik dari ?2,5 menjadi ?0,5 mag. Dalam mode dekontaminasi, ENTRAP menolak 285 anggota yang secara kinematik kompatibel namun secara topologis tidak koheren (?31%) dari katalog Gaia 1 Hunt & Reffert (2023). Seluruh gugus dalam penelitian ini melewati pra-pemrosesan yang identik sebelum mencapai HDBSCAN dan ENTRAP, sehingga perbedaan keanggotaan mencerminkan se- leksi topologis bukan perbedaan kualitas data. Validasi pada 99 gugus sintetis menghasilkan precision 1,00 dan edge recovery di atas 95% secara universal; tidal recovery mencapai 100% dengan parameter HDBSCAN optimal. Kom- pleksitas empiris adalah O(N1,84).