Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia berkontribusi sekitar 61-63% terhadap PDB nasional dan menyerap 97% tenaga kerja, namun sebagian besar masih stagnan dan belum mampu berkembang menjadi entitas yang kompetitif. Para pengusaha UMKM umumnya beroperasi tanpa arah strategis, minim jaringan profesional, dan mengandalkan intuisi dalam pengambilan keputusan. Merespons hal ini, Kementerian UMKM meluncurkan program Entrepreneur Hub yang mengintegrasikan coaching dan mentoring, inkubasi bisnis, formalisasi legal, akses pembiayaan, perluasan pasar, dan integrasi ekosistem. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus kualitatif berganda yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur pada bulan Januari dan Maret 2026 dan dianalisis menggunakan analisis tematik dengan didasarkan pada tiga kerangka teori, yaitu Teori Modal Manusia, Teori Pertumbuhan Perusahaan Penrose, dan Kerangka Ekosistem Kewirausahaan. Temuan menunjukkan bahwa coaching dan mentoring merupakan kekuatan utama yang mendorong pertumbuhan bisnis di keenam UMKM yang diteliti, menghasilkan transformasi arah pikir, membuka akses jaringan, dan mendukung pertumbuhan sesuai tahap perkembangan bisnis lintas faktor. Penelitian ini juga mengidentifikasi tiga kesenjangan implementasi struktural, yaitu ketidakpastian jadwal program, ketiadaan standar kompetensi, dan kuangnya kontinuitas pasca-program. Solusi yang diusulkan adalah platform digital terintegrasi. Meskipun demikian, implementasi platform ini menghadapi beberapa kendala yang perlu diantisipasi, termasuk kompleksitas birokrasi dan regulasi dalam proses pengadaan, begitu juga dengan kebutuhan akan pendanaan pemerintah yang berkelanjutan guna memastikan keberlangsungan operasionalnya dalam jangka panjang. Temuan ini memberikan bukti empiris mengenai efektivitas program mentoring yang dipimpin oleh pemerintah dan menyampaikan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti untuk mentransformasi Entrepreneur Hub menjadi ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan.
Perpustakaan Digital ITB