Nostalgia merupakan fenomena memori yang membuat seseorang mengingat kembali pengalaman masa lalu secara aktif. Dalam proses ini, individu tidak hanya mengingat suatu peristiwa, tetapi juga merekonstruksi berbagai fragmen kenangan sehingga pengalaman tersebut terasa hadir kembali dalam kesadarannya, bersama dengan suasana dan emosi yang menyertai pengalaman tersebut. Pengalaman nostalgia dapat dipahami ke dalam bentuk mental time travel, yaitu kemampuan seseorang untuk kembali secara mental ke pengalaman masa lalu. Proses tersebut mempertegas kesinambungan antara diri di masa kini dan masa lalu (dalam bentuk memori). Berangkat dari sana, penulis merumuskan masalah perihal bagaimana pengalaman nostalgia dapat mempertegas hubungan timbal balik antara memori dan individu serta bagaimana fenomena tersebut dieksplorasi ke dalam medium drawing. Keterhubungan tersebut kemudian dikonstruksi ke dalam komposisi gambar subtraktif menggunakan teknik cukil kayu yang dibentuk ke dalam susunan roda gigi interaktif sebagai representasi simbolik dari memori. Karya ini terbentuk ke dalam dua unsur, yakni objek karya drawing dan interaksi yang diberikan kepada objek tersebut. Penciptaan karya ini bertujuan untuk mengolah imajinasi penulis mengenai pengalaman sentimental seperti nostalgia yang berujung pada kesimpulan bahwa nostalgia menciptakan sebuah dinamika yang selalu terbaharui, hilang dan bertambah antara diri dan memorinya.
Perpustakaan Digital ITB