digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - Malvin Stanley Iswanto
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

COVER Malvin Stanley Iswanto
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 1 Malvin Stanley Iswanto
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Malvin Stanley Iswanto
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Malvin Stanley Iswanto
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Malvin Stanley Iswanto
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Malvin Stanley Iswanto
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

DAFTAR PUSTAKA Malvin Stanley Iswanto
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

LAMPIRAN Malvin Stanley Iswanto
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Kereta Cepat merupakan moda transportasi yang mencerminkan kemajuan infrastruktur nasional. Namun, Indonesia masih memiliki keterbatasan pengalaman dalam pengembangan kereta cepat buatan dalam negeri, khususnya dalam aspek desain dan proses perakitan. Salah satu tantangan utama terletak pada proses perakitan struktur underframe carbody yang belum optimal. Ketidaksesuaian geometris dan potensi kesalahan produksi menjadi dampak langsung dari proses perakitan yang belum terstandardisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan proses perakitan underframe, yaitu identifikasi aliran datum pada tingkat perakitan (assembly), penentuan parameter spesifikasi geometris yang harus dijaga selama proses perakitan, evaluasi kemampuan jig dan fixture dalam mendukung pemasangan sub-assembly, dan penyusunan rekomendasi teknis untuk peningkatan proses perakitan. Metode analisis dimulai dengan review desain terhadap gambar teknik dan model 3D yang disediakan oleh perusahaan manufaktur, pemetaan aliran datum pada sambungan antara underframe dan sub-assembly lainnya, serta identifikasi toleransi geometris yang perlu dijaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aliran datum dimulai dari bolster, underframe, endwall, sidewall, dan driver cabin. Parameter simetri, posisi, datum target, dan tegak lurus dalam bagian dari Geometric Product Specification (GPS) harus dijaga secara ketat pada sambungan struktur underframe untuk memastikan kesesuaian geometris keseluruhan. Namun, ditemukan bahwa jig yang digunakan belum berfungsi optimal. Berdasarkan temuan tersebut, beberapa rekomendasi disusun, yaitu perbaikan penggunaan jig dan fixture, evaluasi ulang gambar teknik carbody dan desain jig dan fixture, dan penggunaan alat ukur presisi seperti laser tracker, portable CMM arm, dan CMM.