Abstrak - Alin Hafizhah Adira
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
COVER - Alin Hafizhah Adira
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB I - Alin Hafizhah Adira
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB II - Alin Hafizhah Adira
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB III - Alin Hafizhah Adira
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB IV - Alin Hafizhah Adira
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB V - Alin Hafizhah Adira
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
PUSTAKA - Alin Hafizhah Adira
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
LAMPIRAN - Alin Hafizhah Adira
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Bintang bermassa besar atau bintang masif adalah bintang-bintang yang memiliki
massa lebih dari 8 M?. Jalur evolusi untuk setiap bintang masif akan
berbeda-beda tergantung dengan massa awalnya, namun umumnya akan melalui
fase Wolf-Rayet, mengalami supernova, lalu berakhir sebagai bintang
neutron atau lubang hitam. Jalur evolusi ini akan dipengaruhi oleh beberapa
parameter evolusi, seperti angin bintang, kecepatan rotasi bintang, dan overshoot.
Namun batasan-batasan nilai untuk setiap parameter evolusi tersebut
masih belum diketahui. Telah banyak penelitian dilakukan untuk meninjau
efek dan batasan nilai dari parameter evolusi terhadap evolusi bintang masif,
menggunakan kode evolusi bintang tertentu. Dalam penelitian ini, akan
ditinjau kembali efek dari kombinasi parameter-parameter evolusi (angin bintang,
kecepatan rotasi bintang, dan overshoot) terhadap evolusi bintang masif
dengan rentang massa 10 – 60 M? menggunakan software MESA berbasis Linux.
Kemudian, akan dilakukan studi kasus untuk bintang-bintang anggota
Small Magellanic Cloud (SMC), yaitu MPG 682, AzV 446, MPG 324, dan
MPG 355. Penelitian yang serupa pernah dilakukan menggunakan MESA
berbasis web.
Perpustakaan Digital ITB