Abstrak - RIHHADATUL ’AISY
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Herbig Ae/Be merupakan fase pra-deret utama bintang bermassa menengah
dengan rentang massa 2?10M? dan memiliki kaitan erat dengan nebulositas.
Pada penelitian ini, dimodelkan pengaruh metalisitas dan variasi laju akresi
massa terhadap evolusi bintang Herbig Ae/Be dengan massa awal 3M?, 5M?,
dan 7M? menggunakan MESA versi 23.05.1. Hasil pemodelan menunjukkan
bahwa bintang bermetalisitas rendah memiliki laju akresi massa, luminositas,
dan temperatur yang lebih tinggi, radius lebih kecil, serta mencapai fase Zero-
Age Main Sequence (ZAMS) lebih cepat akibat pendinginan awan yang kurang
efisien. Kajian terhadap variasi laju akresi massa dilakukan melalui tiga skenario:
(1) massa awal sama dengan laju akresi berbeda, (2) massa berbeda
dengan laju akresi sama, dan (3) massa serta laju akresi disesuaikan dengan
parameter bintang referensi. Pada skenario pertama, laju akresi massa yang
lebih besar menghasilkan massa akhir lebih besar dan waktu menuju ZAMS
lebih singkat. Pada skenario kedua, bintang bermassa lebih rendah menunjukkan
fluktuasi radius yang diduga terkait proses kontraksi. Pada skenario
ketiga, model berdasarkan LkHA 324, V361 Cep, dan V374 Cep menunjukkan
jejak evolusi yang konsisten dengan massa masing-masing, meskipun V361
Cep memperlihatkan ketidakpastian yang mengindikasikan kemungkinan kehilangan
massa sebelum ZAMS, sementara V374 Cep hanya memiliki kesesuaian
dengan jejak evolusi model ketika galat observasi dipertimbangkan. Secara keseluruhan,
hasil penelitian menegaskan peran signifikan metalisitas dan laju
akresi massa dalam menentukan jalur evolusi bintang Herbig Ae/Be menuju
ZAMS.
Perpustakaan Digital ITB