ABSTRAK Faris Amir Faishal
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
PT Bio Farma merupakan salah satu badan usaha milik negara atau bisa dikenal
dengan istilah BUMN. PT Bio Farma menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) yang
sahamnya sepenuhnya dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia dengan nama
PT Bio Farma (Persero). Salah satu masalah pada manajemen kinerja yang saat ini
dihadapi oleh perusahaan adalah realisasi performa perusahaan tidak sesuai dengan
target yang ditetapkan hingga Q-3 2022. Sehingga perlu dicari sebuah solusi untuk
mengatasi permasalahan utama tersebut.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan serangkaian indikator
kinerja yang selaras dengan tujuan strategis departemen dan perusahaan induk, dan
yang mencerminkan faktor penentu keberhasilan departemen yang pada akhirnya
akan mendorong pencapaian kinerja di PT Biofarma secara keselurhan. Kajian ini
mengacu pada metodologi yang diciptakan oleh David Parmenter yang disebut
dengan The Winning KPI Methodology. The Winning KPI Methodology adalah
pendekatan sistematis untuk merancang dan mengimplementasikan Key
Performance Indicators (KPI) yang selaras dengan tujuan strategis dan faktor
penentu keberhasilan suatu organisasi atau departemen. Metodologi ini terdiri dari
tiga fase utama: menetapkan, memilih, dan mengelola KPI. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi
lapangan sebagai metode pengumpulan data. Analisis data menggunakan kriteria
House of Quality (HOQ) dan SMART (Specific, Measureable, Achievable,
Relevant, Time-based) untuk mengidentifikasi dan memilih indikator kinerja.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa departemen memiliki enam faktor penentu
keberhasilan dan empat faktor penentu keberhasilan yang harus diprioritaskan.
Departemen memiliki 32 indikator kinerja, yang terdiri dari empat indikator kinerja
utama, tujuh indikator kinerja, lima belas indikator hasil, dan enam indikator hasil
utama. Penelitian ini juga memberikan implikasi manajerial, keterbatasan, dan
saran untuk penelitian selanjutnya.