digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Sarah
PUBLIC yana mulyana

Kepatuhan merupakan salah satu penentu keberhasilan terapi bagi pasien hipertensi yang memiliki regimen terapi yang kompleks. Kartu minum obat dapat digunakan sebagai tools dalam meningkatkan kepatuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian kartu minum obat terhadap kepatuhan serta korelasi antara kepatuhan dan keberhasilan terapi pasien hipertensi pada 2 Puskesmas di Kota Bandung. Tingkat kepatuhan pasien dinilai menggunakan kuesioner tervalidasi 8-item Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) dan keberhasilan terapi mengikuti guideline Joint National Committee 8 Hypertension Guideline Algorithm (JNC 8). Desain penelitian yang digunakan yaitu observasional dengan desain studi cross sectional. Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif dan konkuren pada bulan Januari – Mei 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kartu minum obat memiliki pengaruh dalam peningkatan nilai kepatuhan pasien secara signifikan (p<0,05), dimana terdapat 18 pasien (66,6%) hipertensi dan 14 pasien (66,66%) hipertensi dengan diabetes Puskesmas Pasundan, serta 7 pasien (77,78%) hipertensi dan 6 pasien (54,54%) hipertensi dengan diabetes Puskesmas Ibrahim Adjie mengalami peningkatan kepatuhan setelah pemberian kartu minum obat. Melalui uji analisis korelasi antara data kepatuhan dan keberhasilan terapi, didapatkan korelasi lemah dengan nilai (r = - 0,085) pada hipertensi Puskesmas Pasundan, (r = 0,080) hipertensi dengan diabetes Puskesmas Pasundan, (r = - 0,223) pada hipertensi Puskesmas Ibrahim Adjie, dan (r = 0,245) untuk hipertensi dengan diabetes Puskesmas Ibrahim Adjie.