2022 SK PP Annisa Ayu Dewi Maharani [19019059] - Full Text.pdf
PUBLIC Open In Flipbook Wiwik Istiyarini
Pariwisata telah berkembang menjadi sektor global yang setiap tahun menarik jutaan
wisatawan dari seluruh dunia dan wisatawan domestik. Industri pariwisata di Indonesia
merupakan salah satu sektor yang sangat potensial bagi perekonomian bangsa. Media
sosial memiliki peran penting dalam pengembangan pemasaran pariwisata. Media sosial
membuka ruang terbuka bagi konsumen untuk berinteraksi dan mencari informasi tentang
keadaan lokasi yang sebenarnya. Selain itu, wisatawan juga cenderung mengungkapkan
dan berbagi pengalamannya melalui media sosial, seperti membuat video di YouTube,
mengulas di Tripadvisor, atau mempostingnya di Twitter atau Facebook. Pengalaman
wisatawan dapat memicu emosi (negatif dan positif), yang akan berdampak pada
pengalaman pasca wisata, yang mempengaruhi niat berkunjung kembali dan perilaku
wisatawan setelah bepergian. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
emosi seperti apa yang muncul dalam pengalaman wisata, penyebab dan faktor yang
mempengaruhinya, pengaruhnya terhadap wisatawan, dan respon penyedia layanan
dalam menghadapi kejadian kritis yang dialami wisatawan. Studi ini menemukan bahwa
emosi yang terkait dengan pengalaman wisata dapat mempengaruhi keterikatan tempat
wisata, yang mengarah pada niat mengunjungi kembali pelanggan dan perilaku online.
Emosi wisatawan juga muncul dari beberapa faktor, terutama kegagalan pelayanan.
Menggunakan analisis tematik dan tipologi emosi yang tercantum dalam buku Colin
Shaw DNA of Customer Experience. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa
kumpulan emosi negatif yang dikategorikan sebagai klaster perusak menduduki peringkat
tertinggi, dengan 'irritated' menjadi emosi yang paling umum dirasakan oleh wisatawan.
Penelitian kemudian menemukan bahwa keadaan industri pariwisata saat ini dalam
menghadapi insiden kritis cenderung tidak melakukan apa-apa atau tidak membuat
perubahan. Hal ini menyebabkan wisatawan mengekspresikan diri secara online atau
keluhan dengan membuat ulasan video dan mempublikasikan di YouTube, yang
dikategorikan sebagai NWOM.
Kata Kunci: industri pariwisata, emosi, pengalaman wisata, emosi destruktif.
Perpustakaan Digital ITB