digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Dinny
PUBLIC Open In Flipbook Latifa Noor

PUSTAKA Dinny
PUBLIC Open In Flipbook Latifa Noor

COVER Dinny
Terbatas  Latifa Noor
» Embargo

BAB1 Dinny
Terbatas  Latifa Noor
» Embargo

BAB2 Dinny
Terbatas  Latifa Noor
» Embargo

BAB3 Dinny
Terbatas  Latifa Noor
» Embargo

BAB4 Dinny
Terbatas  Latifa Noor
» Embargo

BAB5 Dinny
Terbatas  Latifa Noor
» Embargo

Asam fenofibrat termasuk ke dalam kelompok senyawa fibrat dengan nama dagang Trilipix atau Fibricor. Asam fenofibrat merupakan aktivator PPAR-? (peroxisome proliferator-activated receptors) yang mempunyai aktivitas antihiperlipidemia sehingga mengurangi peningkatan kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL-C), kolesterol total, trigliserida, apolipoprotein B, dan meningkatkan kolesterol lipoprotein densitas tinggi (HDL-C). Asam fenofibrat dalam kombinasi statin memiliki aktivitas yang lebih baik dibandingkan fibrat lainnya. Asam fenofibrat juga dikenal sebagai pengotor (impurity) B dalam sintesis fenofibrat sehingga berfungsi sebagai referensi standar dalam sintesis bahan baku aktif obat fenofibrat. Metode sintesis asam fenofibrat pada penelitian sebelumnya memiliki beberapa kekurangan seperti pelarut dengan toksisitas tinggi, proses pemisahan yang rumit dan mahal serta waktu sintesis yang lama. Oleh karena itu, dilakukan optimasi metode sintesis asam fenofibrat fasa larutan dan fasa larutan termediasi cairan ion DMImBr untuk mendukung konsep green chemistry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pelarut (metanol/etanol/2-propanol) dan cairan ion DMImBr dapat digunakan dalam sintesis asam fenofibrat. %Rendemen tertinggi diperoleh dengan menggunakan cairan ion DMImBr+etanol melalui pemananasan refluks yakni sebesar 97,2% selama 5 jam pada 74-75oC. Nilai Rf produk sebesar 0,6 dengan eluen n-heksana:etil asetat:dietil eter:asam asetat glasial = 5:10:2:1 (v/v). Titik leleh produk asam fenofibrat sebesar 176,1-179,3oC dengan persen galat sebesar 0,16%. Produk berwarna putih dan telah dikarakterisasi menggunakan spektroskopi FTIR, 1H-NMR, dan 13C-NMR. Asam fenofibrat kemudian disintesis membentuk asam fenofibrat metil ester yang dikenal sebagai pengotor (impurity) D melalui reaksi esterifikasi dengan menggunakan katalis asam sulfat pekat. Hasil penelitian menunjukkan diperoleh rendemen asam fenofibrat metil ester sebesar 61,4% selama 10 jam pada 64-65oC. Nilai Rf produk sebesar 0,98 dengan eluen n-heksanaa: etil asetat:asam asetat glasial=3:7:1 (v/v). Produk yang diperoleh berwarna putih dengan titik leleh 68,4oC. Konfirmasi struktur senyawa produk menggunakan spektroskopi FTIR, 1H-NMR, dan 13C-NMR.