digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800


COVER Rika Efnida Silaban
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 1 Rika Efnida Silaban
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Rika Efnida Silaban
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Rika Efnida Silaban
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Rika Efnida Silaban
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Rika Efnida Silaban
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 6 Rika Efnida Silaban
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Rika Efnida Silaban
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan

TiO2 sebagai inorganic filter memiliki kinerja optimal mengabsorbsi, memantulkan dan menghamburkan UVA dan UVB, tidak terpenetrasi ke dalam kulit dan tidak memicu reaksi alergi sehingga merupakan primadona sebagai bahan dasar sunscreen. Namun karena lapisan putih (white cast) yang dihasilkan setelah diaplikasikan pada kulit menyebabkan penerimaan kosmetiknya rendah, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan sediaan sunscreen dengan white cast minimum dan diformulasikan dalam sediaan gel (untuk mendapatkan konsistensi yang lebih ringan). TiO2 cosmetic grade didispersikan dengan polietilen glikol dalam gel sehingga partikel terdispersi merata untuk mencegah agregasi dan menghasilkan sediaan sunscreen dengan white cast minimum. Untuk mengamati pengaruh berat molekul PEG terhadap dispersi TiO2, dilakukan formulasi dengan PEG berat molekul 1000, dan 6000. Hasil uji homogenitas setiap formulasi tidak satu sediaan pun homogen. Hal tersebut dapat disebabkan oleh tidak meratanya adsorpsi PEG pada permukaan TiO2 dan perbedaan muatan permukaan TiO2 terhadap rantai COO- karbomer sehingga membentuk agregat yang kasat mata. Penelitian ini dilengkapi dengan studi literatur modifikasi yang dilakukan terhadap TiO2 untuk meminimalkan white cast. Berdasarkan pencarian jurnal dalam 10 tahun terakhir telah digunakan ukuran partikel berukuran yang lebih kecil dan dimodifikasi dengan pelapisan partikel dengan molekul organik atau inorganik, adsorpsi pada partikel berpori, dan mengubah muatan partikel, untuk mencegah agregasi dan menurunkan efek fotokatalitik.