BAB 1 Aziz Tharikh Habibie
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 Aziz Tharikh Habibie
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 Aziz Tharikh Habibie
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 Aziz Tharikh Habibie
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 Aziz Tharikh Habibie
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Kokas merupakan bahan bakar padat yang digunakan pada industri metalurgi. Kokas
diproduksi dari batu bara yang telah melalui proses karbonisasi atau pirolisis lambat.
Berdasarkan data studi Puslitbang Teknologi Mineral dan Batu bara, laju pertumbuhan
kebutuhan batu bara untuk metalurgi di Indonesia sebesar 4,44% setiap tahunnya.
Penggunaan batu bara secara terus-menerus akan mendatangkan dua masalah utama, yaitu
ketersediaannya dan dampaknya pada lingkungan. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu
alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap batu bara. Salah satunya adalah dengan
menggunakan biomassa yang sudah dikonversi menjadi biokokas.
Biokokas diproduksi melalui proses karbonisasi. Pada penelitian ini, dibuat suatu
reaktor karbonisasi berjenis fixed-bed dengan penekan mekanik dan pemanasan tidak
langsung yang diperoleh dari pemanas elektrik. Perancangan dan pembuatan reaktor
karbonisasi disesuaikan dengan design requirement and objectives (DR&O) yang mengacu
pada parameter proses karbonisasi. Alat yang dibuat kemudian diuji dari segi fungsionalitas
maupun dari karakteristik produk yang dihasilkan. Hasil pengujian tersebut kemudian
menjadi dasar dalam penyususan prosedur pengoperasian.
Biomassa yang digunakan berupa ampas kopi yang sudah menjadi briket. Sampel
dibuat dengan 5 variasi parameter waktu tahan, yaitu 15, 30, 45, 60, dan 120 menit. Dari
hasil uji proksimat terhadap lima sampel produk, nilai karbon tetap berkisar pada rentang
76,69-81,83 wt%, kandungan abu pada 5,56-7,98 wt%, dan HHV pada 29,85-31,47 MJ/kg.
Sampel dengan waktu tahan sebesar 120 menit (HT 120) telah memenuhi kriteria biokokas.
Perpustakaan Digital ITB