digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Iqbal Ardiansyah
Terbatas Irwan Sofiyan
» ITB

Pengaruh reklamasi Kawasan Pantai Kita, Maju, dan Bersama di Teluk Jakarta terhadap tinggi gelombang signifikan disimulasikan pada saat kejadian Badai Hagibis dan Mitag yang terjadi antara tanggal 19 – 27 November 2007. Simulasi dilakukan pada 1 Oktober – 31 Desember 2007 menggunakan model Simulating WAve Nearshore (SWAN), data angin didapatkan dari Cross-Calibrated Multi-Platform (CCMP) beresolusi 1/4°, data batimetri dari General Bathymetry Chart of the Oceans (GEBCO) beresolusi 1/120° dan Batimetri Nasional (BATNAS) Badan Informasi Geospasial (BIG) beresolusi 1/600°. Simulasi dilakukan dengan dua skenario yaitu tanpa dan dengan reklamasi, serta dalam menganalisis pengaruh Badai Hagibis dan Mitag terhadap tinggi gelombang signifikan dilakukan analisis korelasi silang dengan mengkorelasikan magnitudo angin pada satu domain kajian dengan tinggi gelombang signifikan di Teluk Jakarta pada tanggal 20 November – 9 Desember 2007. Hasil simulasi menunjukkan bahwa Badai Hagibis dan Mitag pada fase puncak (23 November 2007) mempengaruhi tinggi gelombang signifikan di Teluk Jakarta 11 hari kemudian yaitu pada tanggal 4 Desember 2007. Selain itu reklamasi mengakibatkan terjadinya penurunan dan peningkatan tinggi gelombang signifikan di Teluk Jakarta dengan penurunan paling besar 0,005 cm (3,33%) di sebelah utara Kawasan Pantai Bersama dan peningkatan paling besar 14 cm (77,78%) di daerah antara Kawasan Pantai Maju dan daratan Pantai Indah Kapuk pada tanggal 4 Desember 2007.