digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Indonesia adalah negara hukum. Negara hukum dalam implementasinya menggunakan hukum untuk mengatur kehidupan bermasyarakat, bernegara, dan menjalankan pemerintahan. Telah ditemukan ketidakkonsistenan pada peraturan perundang-undangan Republik Indonesia. Terdapat kesulitan dalam menemukan ketidakkonsistenan pada peraturan perundang-undanga. Untuk membantu proses pencarian peraturan yang tidak konsisten dibutuhkan representasi formal sehingga dapat dilakukan pencarian peraturan perundang-undangan yang tidak konsisten dan melakukan pencarian terhadap konsep menggunakan mesin. Representasi ontologi adalah representasi formal dari sekumpulan konsep dalam domain dan hubungan antara konsep-konsep tersebut. Ontologi terdiri dari sekumpulan kosakata yang merpresentasikan terms-class, relation, function, object constant yang ditentukan berdasarkan definisi yang telah disetujui dalam bentuk teks yang dapat dibaca oleh manusia dan dilakukan pemrosesan oleh mesin. Pada penelitian ini dipilih representasi ontologi untuk merepresentasikan peraturan perundang-undangan ke dalam bentuk ontologi sehingga dapat dilakukan proses reasoning untuk menemukan peraturan yang tidak konsisten dan dilakukan proses pencarian terhadap konsep yang ada pada peraturan perundang-undangan menggunakan query. Reperesentsi ontologi dipilih karena memiliki konsep representasi subjek, predikat, dan objek dimana cara representasi ini mirip dengan susunan kalimat padaa Bahasa Indonesia. Untuk merepresentasikan peraturan ke dalam bentuk ontologi diperlukan proses ekstrasi konsep dan relasi umum yang ada pada peraturan perundang-undangan dan konsep dan relasi yang hanya berlaku pada peraturan perundang-undangan tertentu. Ekstraksi dilakukan dengan melakukan POSTag dan PhraseChunk pada kalimat norma peraturan kemudian dibuat komponen ontologi dari hasil ekstraksi kalimat norma tersebut. Kelas dan relasi yang bersifat umum direpresentasikan dalam bentuk ID_OWL_LAW.