digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Mochamad Razachi Choliq Adi [19022219]
Terbatas  Abdul Aziz Ariarasa
» Gedung UPT Perpustakaan

Ketegangan Geopolitik telah menjadi sumber gangguan yang terus-menerus dalam rantai pasokan global, membentuk kembali arus perdagangan, pasar energi, jaringan logistik, dna lingkungan regulasi. Peristiwa seperti konflik perdagangan AS-Tiongkok dan perang Rusia-Ukraina menunjukan bahwa guncangan geopolitik tidak lagi hanya memengaruhi industri strategies, tetapi juga rantai pasokan komoditas pertanian yang mendukung barang konsumsi sehari-hari. Cocoa adalah salah satu komoditas tersebut. Sebagai produk yang diperdagangkan secara global dengan produksi yang sangat terkonsentrasi dan ketergantungan yang kuat pada petani kecil, rantai pasokan cocoa sangat rentan terhadap gangguan geopolitik dan regulasi. Studi ini meneliti bagaimana ketegangan geopolitik mempengaruhi aliran rantai pasokan global, dengan fokus khusus pada industri cocoa. Menggunakan Tinjauan Literatur Sistematis (SLR), penelitian ini mensintesis studi akademis, dokumen kebijakan, dan laporan institusional yang diterbitkan antara tahun 2010 hingga 2025. Analisis bibliometrik menggunakan VOSviewer untuk mendukung pemetaan tematik dan mengidentifikasi klaster penelitian dominan. Temuan menunjukkan bahwa ketegangan geopolitik mengaggangu rantai pasokan cocoa melalui saluran yang saling terkait, termasuk ketidakpastian perdagangan, volatilitas pasar energi dan pupuk, gangguan logistik, dan peraturan keberlanjutan seperti peraturan Deforestasi Uni Eropa. Tinjauan ini juga menunjukkan bahwa produsen coklat besar merespons melalui diversifikasi, manajemen risiko keuangan, investasi ketertelusuran, dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan hulu. Mondelez international digunakan sebagai contoh ilustratif untuk menunjukan bagaimana strategi ini deimplementasikan dalam pratik.