Article Details

PENGEMBANGAN DAYA SAING DKI JAKARTA SEBAGAI DESTINASI MICE

Oleh   Mohammad Raihansyah Zidan N [15417070]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Alhilal Furqan, B.Sc., M.Sc., Ph.D.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : Perencanaan Wilayah dan Kota
Fakultas : Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan
Subjek : Area planning
Kata Kunci : wisata MICE, DKI Jakarta, destinasi MICE, kebijakan MICE, strategi daya saing MICE
Sumber :
Staf Input/Edit : Yoninur Almira  
File : 7 file
Tanggal Input : 22 Sep 2022

Generic placeholder image
ABSTRAK Mohammad Raihansyah Zidan N

Terbatas
» ITB

Generic placeholder image
BAB 1 Mohammad Raihansyah Zidan N

Terbatas
» ITB

Generic placeholder image
BAB 2 Mohammad Raihansyah Zidan N

Terbatas
» ITB

Generic placeholder image
BAB 3 Mohammad Raihansyah Zidan N

Terbatas
» ITB

Generic placeholder image
BAB 4 Mohammad Raihansyah Zidan N

Terbatas
» ITB

Generic placeholder image
BAB 5 Mohammad Raihansyah Zidan N

Terbatas
» ITB

Generic placeholder image
PUSTAKA Mohammad Raihansyah Zidan N

Terbatas
» ITB


Wisata MICE merupakan sektor ekonomi. Sebagai bagian dari sektor pariwisata, wisata MICE juga umumnya menarik wisatawan dengan lama tinggal yang lebih panjang serta pengeluaran saat wisata yang juga lebih tinggi dibandingkan dengan wisatawan umum atau yang disebut dengan wisatawan leisure. DKI Jakarta sebagai kota bisnis dan pusat perekonomian di Indonesia memiliki potensi wisata MICE yang tinggi berdasarkan angka wisatawan bisnis DKI Jakarta, yang juga merupakan target pasar dari wisata MICE, merupakan provinsi dengan share tertinggi yang mencapai angka lebih dari lima puluh persen. Oleh karena itu, penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi pengembangan daya saing DKI Jakarta sebagai destinasi MICE. Dalam penelitian ini, peneliti mencoba memahami kebijakan pengembangan wisata MICE yang terdapat di DKI Jakarta, pengembangan MICE yang terdapat di DKI Jakarta, serta strategi peningkatan daya saing wisata MICE DKI Jakarta. Dalam mengidentifikasi pengembangan daya saing wisata MICE di DKI Jakarta digunakan metode analisis isi, analisis deskriptif kualitatif, dan analisis koding. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa kelebihan dari DKI Jakarta sebagai destinasi wisata MICE antara lain berupa kualitas dan kapasitas fasilitas pertemuan, konferensi, pameran, dan konvensi, fasilitas akomodasi dan tempat-tempat menarik, serta fasilitas amenitas yang sangat baik sedangkan kekurangannya antara lain adalah terkait kemacetan di DKI Jakarta, belum maksimalnya upaya dari pelaku usaha MICE dalam memperoleh sertifikasi profesi dan juga dalam melakukan pencatatan serta pembentukan database terkait kegiatan yang diselanggakrakan, dan belum terdapatnya kebijakan khusus pengembangan MICE yang saat penelitian dilakukan masih dalam tahap penyusunan.