Artikel Terbaru

THE NEW BREATH OF URBAN FOOD CYCLE: FOOD HUB CARINGIN, KOTA BANDUNG

Oleh   Trinanda Sidik Kusumah [15217077]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Ir. Mochamad Prasetiyo Effendi Yasin, M.Arch., MAUD;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : SAPPK - Arsitektur
Fakultas : Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK)
Subjek :
Kata Kunci : food hub, sampah organik, siklus pangan, urban, urban farming
Sumber :
Staf Input/Edit : Perpustakaan Prodi Arsitektur  
File : 1 file
Tanggal Input : 2021-09-14 13:32:11

Generic placeholder image
ABSTRAK Trinanda Sidik Kusumah

Terbatas
» ITB


Ketahanan pangan urban menjadi salah satu permasalahan besar dalam masa krisis. Suplai pangan yang berada di daerah suburban sulit diakses oleh masyarakat kota karena berbagai faktor sehingga Pemerintah Kota Bandung menggagas program urban farming untuk mengembangkan ketahanan pangan dari skala lokal hingga urban. Di sisi lain, permasalahan lainnya di Kota Bandung adalah penanganan sampah organik secara tidak layak, khususnya sayur dan buah, yang terbuang begitu saja secara percuma. Proyek Food Hub digagas untuk mempersingkat jalur pangan, mewadahi aktivitas pada siklus pangan, seperti produksi, distribusi, konsumsi, dekomposisi, dan kegiatan lainnya, sekaligus membantu pengembangan gagasan urban farming yang sehat, ideal, dan berkelanjutan. Proyek Food Hub berada di sebelah timur Pasar Induk Caringin dengan luas sekitar 11.000 m2 serta mudah diakses dari jaringan transportasi utama di Kota Bandung dan dari daerah suburban agrikultur. Proyek diprakarsai oleh Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung dengan sasaran masyarakat Kota Bandung, terutama komunitas agrikultur atau urban farming baik dari dalam maupun luar kota. Food Hub mengakomodasi fasilitas utama greenhouse komersial, fasilitas pengolahan sampah organik, retail komersial, fasilitas penelitian, dan fasilitas pendukung. Gubahan tapak dan massa menyesuaikan kebutuhan fungsional Food Hub dan morfologi pasar induk dengan meneruskan pola massa bangunan di sekitarnya. Ruang luar dan dalam diolah untuk mengoptimalkan area produksi pangan serta mampu menarik perhatian pengunjung dengan mengusung konsep garden building. Terdapat satu buah massa utama yang mewadahi aktivitas produksi, penelitian, distribusi, dan konsumsi, serta satu buah massa pendukung yang mewadahi aktivitas daur ulang sampah organik dan fungsi penunjang, dengan kedua massa memiliki tinggi 4 lantai. Bangunan menggunakan baja sebagai material konstruksi utama dan memiliki gubahan fasade rumah kaca sebagai fitur arsitektur utama Food Hub Caringin.