Article Details

FORMULASI NANOEMULSI EKSTRAK ETANOL HERBA CIPLUKAN (PHYSALIS ANGULATA L.) SERTA STUDI LITERATUR AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN ANTIINFLAMASI NANOEMULSI YANG MENGANDUNG EKSTRAK

Oleh   Novi Rizky Amelia [10716033]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr.rer.nat. Rachmat Mauludin, S.Si., Apt., M.Si.; Dr. apt. Muhamad Insanu M.Si.
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : SF - Sains dan Teknologi Farmasi
Fakultas : Sekolah Farmasi (SF)
Subjek :
Kata Kunci : ciplukan, Physalis angulata, ekstrak, nanoemulsi
Sumber :
Staf Input/Edit : yana mulyana  
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-09-24 13:00:03

Ciplukan (Physalis angulata L.) merupakan tanaman suku Solanaceae yang umum tumbuh di Indonesia sebagai tanaman liar, digunakan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti gangguan saluran pencernaan dan kulit. Beberapa penelitian membuktikan ekstrak ciplukan memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi. Untuk meningkatkan stabilitas, bioavailabilitas dan aktivitasnya, ekstrak etanol herba ciplukan diformulasikan kedalam bentuk nanoemulsi. Penyiapan nanoemulsi ekstrak ciplukan dilakukan dengan metode emulsifikasi spontan dan ultrasonikasi. Optimasi proses dilakukan dengan memvariasikan durasi sonikasi bath dan sonikasi probe sedangkan optimasi formula dilakukan menggunakan surfaktan (Tween 80, Span 80, Cremophor RH-40), kosurfaktan (Polietilen glikol 400) dan air. Dari penelitian dihasilkan formula nanoemulsi ekstrak etanol herba ciplukan yang optimal yaitu F15 dengan komposisi ekstrak (0,5%), VCO (4,5%), Tween 80 (3%), Span 80 (3%), Cremophor RH-40 (6%), PEG 400 (3%) dan akuades (80%). Nanoemulsi memiliki organoleptik jernih, berwarna hijau tua, berbau khas dengan ukuran globul 214,2 ± 1,55 nm dan indeks polidispersitas 0,393 ± 0,03. Dari kajian literatur, formulasi nanoemulsi dapat meningkatkan aktivitas antioksidan dan antiinflamasi ekstrak sebesar 79-121% dibandingkan dengan ekstrak tanpa formulasi.