Article Details

ADSORPSI METIL JINGGA MENGGUNAKAN PEKTIN HASIL ISOLASI DARI KULIT PISANG TERMODIFIKASI ETILENDIAMIN

Oleh   Arinda Nadia Prastuti [10515032]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Muhammad Ali Zulfikar, S.Si., M.Si., Ph.D.;Dr. Deana Wahyuningrum, S.Si., M.Si.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FMIPA - Kimia
Fakultas : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Subjek : Chemistry
Kata Kunci : kulit pisang, pektin, etilendiamin, adsorpsi, metil jingga
Sumber :
Staf Input/Edit : Latifa Noor   Ena Sukmana
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-09-21 08:36:53

Metil jingga merupakan salah satu zat warna anionik yang sering digunakan dalam industri pencelupan tekstil dan sebagai indikator asam-basa pada percobaan kimia. Metil jingga memiliki sifat beracun dan iritan. Keberadaan metil jingga dalam lingkungan perairan dapat menyebabkan pencemaran karena dapat meningkatkan nilai COD. Oleh karena itu, penghilangan zat warna dalam air perlu dilakukan. Salah satu metode yang dapat dilakukan untuk menghilangkan zat warna dalam air adalah adsorpsi. Pada penelitian ini, dilakukan adsorpsi metil jingga dengan pektin hasil isolasi dari kulit pisang yang dimodifikasi dengan etilendiamin. Dari hasil isolasi telah diperoleh pektin dengan rendemen sebesar 6%. Kemudian, pektin hasil isolasi dari kulit pisang dimodifikasi dengan etilendiamin secara fisik dan kimia. Serbuk pektin hasil isolasi, modifikasi fisik dan kimia pektin dengan etilendiamin dikarakterisasi menggunakan FTIR, SEM dan Nanoparticle Analyzer. PmF dapat mengadsorpsi metil jingga dengan kondisi optimum waktu kontak 1 jam, komposisi pektin : etilendiamin 1 : 5, pH 9, dosis adsorben 0.025 gram/25 mL larutan metil jingga dan konsentrasi awal metil jingga 400 ppm. Adsorpsi metil jingga oleh PmF mengikuti model isoterm Langmuir.