Article Details

PERANCANGAN KONTEN VIRTUAL REALITY SEBAGAI ALAT BANTU UNTUK MELATIH KEMAMPUAN RELAKSASI PERNAFASAN BAGI MAHASISWA DENGAN STRES AKADEMIK

Oleh   Adi Ayu Rani [27118057]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Alvanov Zpalanzani, S.T., M.M.;Andar Bagus Sriwarno, S.Sn., M.Sn., Ph.D.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : FSRD- Desain
Fakultas : Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)
Subjek :
Kata Kunci : stres, virtual reality, relaksasi, stress coping, mahasiswa
Sumber :
Staf Input/Edit : Noor Pujiati.,S.Sos  
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-03-17 11:23:04

Stres digambarkan sebagai perasaan ketika merasa kewalahan menghadapi satu situasi yang jika dibiarkan berlarut-larut akan mempengaruhi kesehatan fisik dan psikologis seseorang (Asosiasi Psikologi Amerika, 2014), sehingga penyebab dari stres (stressor) perlu segera diselesaikan. Mahasiswa sebagai pengguna utama dalam penelitian ini kurang memiliki pengetahuan untuk menyelesaikan stressor mereka, data menunjukkan bahwa mahasiswa kebanyakan memiliki kebiasaan untuk tidur dalam menurunkan stres yang dirasakan. Sedangkan kebanyakan mahasiswa menghadapi stres akademik seperti tugas sehari-hari dan juga tugas akhir yang harus diselesaikan, dan ketika proses menyelesaikan tugas tersebut mahasiswa akan kembali merasakan stres. Maka dari itu mahasiswa perlu mempelajari salah satu cara untuk mengandalikan stres (stress coping) yaitu teknik relaksasi. Diperlukan sebuah media untuk melatih kemampuan teknik relaksasi agar lebih mudah dipelajari. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk melatih kemampuan relaksasi pernafasan melalui sebuah virtual reality dengan mengacu pada peningkatan skor relaksasi. Pengukuran pada perancangan ini menggunakan Visual Analog Scale (VAS) dan beberapa kuisioner, sedangkan metode yang digunakan dalam perancangan ini adalah design thinking. Solusi dari permasalahan ini adalah dengan cara melatih kemampuan coping stres mahasiswa agar lebih siap menghadapi stressor sehari-hari. Teknik relaksasi pernafasan adalah salah satu kemampuan dari coping yang bisa dilatih dengan menggunakan virtual reality sebagai alat bantu untuk meningkatkan efikasi proses relaksasi dengan adanya elemen sense of presence di dalamnya. Pengujian diberikan kepada dua kelompok dan memberikan hasil bahwa virtual reality dapat memberikan efek rileks dengan menggunakan visual seperti lingkungan alam.

Cari