Article Details

DAMPAK KNOWLEDGE SHARING TERHADAP VALUE CO-CREATION DI MEDIA SOSIAL

Oleh   Aulanniswah Al Fadhilah [19016053]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Ir. Mustika Sufiati Purwanegara, M.Sc.
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : Sekolah Bisnis dan Manajemen
Fakultas : Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)
Subjek :
Kata Kunci : Knowledge Sharing, Co-Creation, Value Co-Creation, Media Sosial.
Sumber :
Staf Input/Edit : Taupik Abidin  
File : 1 file
Tanggal Input : 2019-07-22 08:37:16

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dampak knowledge sharing terhadap value co-creation termasuk customer learning value, social integrative value, dan hedonic value. Studi ini difokuskan pada mahasiswa berusia 18 hingga 24 tahun yang berdomisili di wilayah Bandung. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan mengumpulkan data primer dari kuesioner. Kuesioner dibuat menggunakan Google Form dan menyebarkan secara online. Exploratory research dilakukan sebagai dasar untuk kuesioner bersama dengan kerangka kerja teoritis. Variabel independen adalah knowledge sharing behavior dan variabel dependen adalah co-creation behavior dan value co-creation termasuk customer learning value, social integrative value, dan hedonic value. Pemodelan persamaan struktural berbasis kovarian (CB-SEM) digunakan sebagai alat statistik untuk memprediksi dan menguji teori dampak knowledge sharing pada value co-creation di media sosial. Pesatnya perkembangan teknologi dan globalisasi telah membawa dunia ke Web 2.0, yang membuat jumlah pengguna media sosial tumbuh dengan cepat. Orang menggunakan media sosial untuk banyak tujuan mulai dari komunikasi, pertukaran informasi jejaring sosial, hingga kegiatan berbagi pengetahuan. Media sosial memiliki fitur yang memudahkan penggunanya untuk melakukan kegiatan knowledge sharing dengan membuat konten. Selanjutnya, pengguna juga dapat membuat konten bersama dengan orang lain. Kegiatan kreasi bersama ini memberikan nilai bermanfaat bagi mereka yang berpartisipasi di dalamnya. Co-creation dapat muncul dari sesama pelanggan dan juga dengan brand. Perilaku ini dapat dimanfaatkan oleh bisnis. Penelitian ini menemukan bahwa perilaku berbagi pengetahuan di kalangan mahasiswa memiliki dampak positif pada perilaku kreasi bersama dan meningkatkan value co-creation, termasuk customer learning value, social integrative value, dan hedonic value. Dari hasil demografis, topik paling populer untuk berbagi pengetahuan di media sosial adalah gaya hidup yang mencakup hiburan dan hangout, bepergian, kuliner, mode, dan kecantikan. Sedangkan media sosial paling populer untuk berbagi pengetahuan adalah Instagram dan YouTube. Penelitian menemukan bahwa; (1) knowledge sharing memiliki dampak positif yang signifikan terhadap co-creation behavior, (2) co-creation memiliki dampak positif yang signifikan terhadap customer learning value, (3) co-creation memiliki dampak positif yang signifikan terhadap social integrative value, (4) co-creation penciptaan memiliki dampak positif yang signifikan terhadap hedonic value, (5) knowledge sharing memiliki dampak positif yang signifikan terhadap customer learning value, (6) knowledge sharing memiliki dampak positif yang signifikan terhadap social integrative value, dan (7) knowledge sharing memiliki dampak positif yang signifikan terhadap hedonic value. Kegiatan ini telah terbukti sebagai simbiosis mutualisme bagi pelanggan dan brand. Pelanggan dapat meningkatkan pengetahuan, status sosial, dan dapat memberi mereka kesenangan. Sedangkan untuk brand, itu bisa menjadi salah satu bentuk strategi pemasaran dan sumber baru untuk pengembangan produk. Temuan dari penelitian ini diharapkan akan memberikan wawasan lain yang dapat digunakan untuk peningkatan bisnis terutama untuk pengembangan strategi bisnis dan pemasaran dengan memanfaatkan perilaku pelanggan dalam kegiatan knowledge sharing dan mengarahkan berpartisipasi dalam co-creation.