Article Details

MENINGKATKAN PENGGUNAAN MYINDIHOME SEBAGAI PLATFORM KOLABORASI DIGITAL UNTUK MILLENNIAL

Oleh   Dahlia Rahmi Fathida [29117178]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Reza Ashari Nasution, Ph.D.
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : Magister Bisnis dan Administrasi - Teknologi
Fakultas : Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)
Subjek : General management
Kata Kunci : kolaborasi, collaborative consumption, co-creation, millennial, personalisasi
Sumber : PT. TELKOM INDONESIA
Staf Input/Edit : Neng Kartika   Ena Sukmana
File : 1 file
Tanggal Input : 2019-05-08 12:10:36

Kolaborasi adalah suatu kegiatan yang membuat individu bekerja bersama untuk mencapai tujuan bersama dan manfaat bisnis. Kolaborasi digital mengusung konsep yang sama dengan penambahan penggunaan teknologi, khususnya internet. Kolaborasi digital ini juga melibatkan pengguna internet seluler yang didominasi oleh orang dewasa muda yang dianggap sebagai Milenial, seseorang yang lahir pada 1981 – 2000. Milenial memiliki perilaku yang menonjol, mereka suka berkolaborasi dan selalu mencari kolaborasi digital dalam kegiatan sehari-hari. MyIndiHome diluncurkan pada pertengahan tahun 2015 dengan tujuan mendigitalkan layanan IndiHome ke dalam satu platform, dengan tujuan, khususnya sebagai platform kolaborasi untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Namun, tujuan yang diharapkan tidak sejalan dengan kenyataan sekarang, tidak ada kolaborasi. Konsep kolaborasi didefinisikan sebagai konsep collaborative consumption yang berkorelasi dengan konsep co-creation dan personalisasi. Collaborative consumption adalah penciptaan kembali pasar tradisional ke pasar digital yang terjadi pada platform. Collaborative consumption adalah kumpulan berbagai aspek sumber daya untuk membentuk sesuatu yang baru pada satu platform untuk digunakan bersama antara pengembang platform atau perusahaan dan pelanggan. Itu berarti, konsep co-creation muncul sebagai strategi berkelanjutan antara perusahaan dan pelanggan sebagai pihak yang aktif untuk menciptakan nilai bagi produk. Mengundang kolaborasi dan meminta pelanggan untuk menjadi pihak yang aktif sama dengan membuat mereka benar-benar tertarik dan memberikan sesuatu yang bernilai bagi pelanggan. Jadi, personalisasi sebagai proses atau cara untuk mengubah karakteristik pribadi tertentu menjadi penting juga. Penelitian ini melihat masalah sebagai tiga tujuan, harapan perusahaan, persepsi saat ini, dan niat pelanggan. Setelah menganalisis harapan perusahaan untuk mengundang kolaborasi, persepsi saat ini dari pelanggan Millennial ke perusahaan, dan niat dari pelanggan untuk bergabung dengan kolaborasi menunjukkan adanya kesenjangan. Hal ini disebabkan oleh apa yang menjadi niat pelanggan belum disadari oleh perusahaan. Oleh karena itu, perbaikan diperlukan untuk meminimalkan atau bahkan menghilangkan kesenjangan. Peningkatan ini juga bertujuan untuk memperkuat posisi MyIndiHome di pasar agar dapat bersaing dengan pesaing. Dalam penelitian ini, ada enam solusi potensial yang dibagi menjadi dua penanggung jawab, yaitu kantor pusat dan kantor wilayah. Kegiatan yang dilakukan di kantor pusat mengarah pada lebih banyak kegiatan pengembangan dan inovasi, selain itu di kantor daerah lebih banyak kegiatan operasional atau praktis. Solusi meliputi, peningkatan personalisasi dan kreasi bersama, personalisasi maju di platform, program pelatihan karyawan, pemasaran mandiri, dan kompetisi ide untuk karyawan dan pelanggan. Juga adanya IndiBoard untuk mendukung kolaborasi antar pengguna. Adanya kegiatan baru serta sistem baru tentu akan mempengaruhi sistem bisnis. Dalam hal ini, dapat mempengaruhi perusahaan secara internal dan juga mempengaruhi pelanggan yang dimiliki oleh perusahaan. Dampak ini hanya dilihat melalui sudut pandang perusahaan sebagai penyelenggara kegiatan.