digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800


COVER Satrio Prianda
Terbatas  
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 1 Satrio Prianda
Terbatas  
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Satrio Prianda
Terbatas  
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Satrio Prianda
Terbatas  
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Satrio Prianda
Terbatas  
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Satrio Prianda
Terbatas  
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Satrio Prianda
Terbatas  
» Gedung UPT Perpustakaan

Persebaran fasies atau litologi untuk model reservoar pada umumnya diprediksi dengan konsep geologi secara deterministik karena keterbatasan data yang digunakan. Model grid persebaran reservoir penting sebagai input proses simulasi dinamis reservoir (pemodelan porositas dan permeabiliitas). Pada penelitian ini proses pengerjaannya akan mengkombinasikan atribut seismik amplitud RMS, reflection strength, dan sweetness dengan inversi seismik untuk mendapatkan trend tambahan sebagai informasi sekunder. Hasil dari trend yang didapat dari atribut seismik dan inversi seismik akan menjadi informasi pada proses simulasi geostatistik. Penelitian ini menggunakan hasil interpretasi batupasir dan batu lempung yang didapat dari analisa 32 data sumur. Batupasir dan batu lempung dipisahkan dari kurva volume lempung (vshale) yang di berikan nilai batas 0.5. Kemudian, litologi yang sudah terpisahkan akan di diskritisasi dan di distribusikan pada untuk mengisi tiap grid yang kosong menggunakan sequential indicator simulation. Proses simulasi akan menggunakan peta proporsi lithotype (LPM) sebagai peta probabilitas yang secara spasial dihasilkan dari estimasi kriging yang memberikan informasi probabilitas dari area dominan batupasir dan batu lempung berdasarkan trend model dari seismik. Hasil simulasi menunjukkan model distribusi batupasir pada seluruh area. Model persebaran batupasir ini lah yang nantinya bisa dijadikan sebagai karakterisasi reservoar untuk pengembangan lapangan karena batupasir merupakan tipe batuan dimana hidrokarbon bisa terperangkap. Dengan digunakannya data seismik dapat meberikan hasil yang secara geologi reasonable dan memperbaiki hasil model persebaran secara signifikan.