digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Ario Muhammad Iqbal [17218107]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Terkikisnya privasi individu di dekade 2020 adalah sebuah fenomena yang nyata dikarenakan pengawasan massa yang berasal dari teknologi sehari hari. Fenomena ini sudah ditunjukan dan diperingatkan dalam cerita satir karangan George Orwell, 1984, dalam wujud karakter Big Brother yang senantiasa mengawasi kapanpun, dimanapun. Oleh karena itu, penekanan kembali peringatan ini dibutuhkan. Perwujudan penekanan ini dapat dilakukan dengan visualisasi narasi cerita 1984 ke dalam bentuk instalasi ruang melalui identifikasi unsur unsur estetik yang terdapat dalam cerita ini. Instalasi ruang memiliki banyak bentuk, namun wall décor dinilai sebagai bentuk yang optimal untuk menyampaikan narasi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memvisualisasikan unsur estetika dari cerita 1984 ke dalam wujud instalasi ruang dengan metode praktik eksploratif dengan pendekatan kualitatif melalui reka latar dalam bentuk textile print dan teknik lain yang untuk menciptakan tekstur yang taktil di atasnya dan menghadirkan cerita ini ke dalam bentuk fisik wall décor dengan format triptych dengan rangka untuk menghasilkan efek substansial pada karya. Hasil penelitian menunjukan ketidakcukupan reka latar textile print saja tanpa tekstur dalam visualisasi cerita 1984 dan dibutuhkannya kerangka dan ukuran yang besar relatif ke area pajang untuk visualisasi ini.