Bisnis fashion merupakan kontributor kedua terbesar bagi PDB Indonesia dari sektor ekonomi kreatif. Fakta ini mengisyaratkan adanya permintaan konsumsi produk fashion yang tinggi, sehingga masih ada peluang yang cukup besar bagi bisnis fashion untuk bisa memenuhi kebutuhan pasar. Enthusiart adalah perusahaan start up yang bergerak di bidang fashion yang berbasis di Bandung dan berdiri pada tahun 2016. Sebagai perusahaan yang baru berdiri, Enthusiart masih memiliki banyak permasalahan yang akhirnya menyebabkan rendahnya pendapatan, terutama di bidang pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan strategi komunikasi pemasaran yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan dengan meningkatkan kesadaran akan merek Enthusiart.
Pertama-tama, peneliti harus melakukan analisis internal dan eksternal untuk mengidentifikasi masalah yang sedang dihadapi perusahaan. Peneliti menggunakan analisis STP (Segmenting, Targeting, Positioning) dan analisis bauran pemasaran (produk, harga, tempat, promosi) untuk melakukan analisis internal. Tujuan dari analisis ini adalah untuk mengetahui kondisi di dalam perusahaan saat ini dan nilai apa saja yang dapat diberikan oleh Enthusiart untuk target pasar mereka. Setelah melakukan analisis internal, peneliti perlu melakukan analisis eksternal, yang terdiri dari analisis Porter’s Five Forces dan studi kasus. Tujuan dari analisis eksternal adalah untuk mengetahui bagaimana kondisi lingkungan bisnis Enthusiart dan strategi apa saja yang telah dilakukan oleh perusahaan lain agar dapat tetap kompetitif di industri ini. Analisis terakhir adalah analisis akar permasalahan dengan menggunakan diagram ishikawa / tulang ikan.
Enthusiart memiliki dua masalah pemasaran utama yang menyebabkan tingkat rendahnya tingkat kesadaran terhadap merek Enthusiart, yaitu tidak pernah melakukan promosi penjualan dan hanya menggunakan Instagram sebagai media untuk promosi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti menggunakan alat komunikasi pemasaran dengan pendekatan IMC (Integrated Marketing Communication). Alat komunikasi pemasaran yang diajukan untuk Enthusiart adalah iklan, promosi penjualan, penjualan pribadi, publisitas / hubungan masyarakat, acara dan sponsor, dan pemasaran secara digital / internet.
Integrasi antara masing-masing alat MC menghasilkan tujuh rencana tindakan, yaitu membuat promosi musiman, membuat konten untuk Pra-Peluncuran produk baru, menciptakan Giveaway and Quiz, melakukan obral untuk produk lama, berpartisipasi dalam acara-acara fashion, menjadi sponsor acara, dan berkolaborasi dengan brand ambassador. Proses integrasi dapat membantu menyampaikan pesan dan sampai pada sasaran yang tepat. Penelitian lebih lanjut dari Enthusiart adalah tentang area produksi, terutama dalam pemilihan pemasok produksi.
Perpustakaan Digital ITB