Revolusi Industri 4.0 yang pesat, ditandai dengan kemajuan dalam otomasi, kecerdasan buatan (AI), dan transformasi digital, telah mengubah daya saing manufaktur global. Sektor manufaktur Indonesia, sebagai salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi, menghadapi tekanan untuk beradaptasi dengan perubahan teknologi ini sambil mengatasi tantangan internal dan pasar. Penelitian ini berfokus pada PT. XYZ, sebuah perusahaan manufaktur presisi dalam sektor UKM, yang mengalami penurunan pendapatan dan hambatan operasional meskipun memiliki reputasi yang kuat di industri.
Penelitian ini menggunakan analisis strategis yang komprehensif dengan menggabungkan kerangka internal (analisis sumber daya, VRIO, analisis rantai nilai) dan eksternal (PESTLE, Lima Kekuatan Porter, analisis kompetitor) untuk mengevaluasi posisi pasar dan tantangan bisnis PT. XYZ. Studi ini juga mengintegrasikan analisis SWOT dan TOWS untuk merumuskan solusi bisnis strategis yang memanfaatkan keunggulan kompetitif PT. XYZ, mengatasi kelemahan, dan memanfaatkan peluang di industri manufaktur presisi. Temuan utama menunjukkan bahwa keunggulan kompetitif PT. XYZ terletak pada spesialisasi produksi berbasis pesanan khusus (custom job-order) dan hubungan pelanggan yang kuat. Namun, perusahaan menghadapi keterbatasan dalam ketahanan finansial, kapabilitas tenaga kerja, dan adopsi digital. Berdasarkan analisis yang dilakukan, penelitian ini mengusulkan strategi bisnis terintegrasi dengan memperkuat keunggulan kompetitif dalam rekayasa presisi, ekspansi selektif ke pasar B2C dengan strategi diferensiasi, serta meningkatkan posisi pasar dan pertumbuhan finansial. Rencana implementasi yang direkomendasikan mencakup inisiatif jangka pendek, menengah, dan panjang, termasuk penguatan kapabilitas internal dan efisiensi operasional, strategi ketahanan finansial dan investasi, pengembangan tenaga kerja, peningkatan posisi pasar, ekspansi kapasitas produksi dan adopsi teknologi, serta diversifikasi sumber pendapatan melalui perluasan pasar. Hasil penelitian ini berkontribusi pada pemahaman bagaimana UKM di sektor manufaktur Indonesia dapat menghadapi tantangan industri, membedakan penawarannya, dan mencapai pertumbuhan berkelanjutan dalam lanskap yang semakin kompetitif.
Perpustakaan Digital ITB