digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Tingginya ketergantungan Indonesia terhadap sumber energi fosil serta masih adanya 0,17% wilayah terpencil yang belum teraliri listrik mendorong perlunya pemerataan sumber energi yang lebih berkelanjutan. Dengan potensi sumber daya air yang melimpah, Indonesia memiliki peluang besar untuk mendukung transisi energi menuju pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT). Perencanaan PLTM Way Apu berlokasi di Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku. Debit banjir rencana dengan periode ulang 100 tahun diperoleh sebesar 1.415,69 m³/s. Daya bangkitan PLTM Way Apu dihitung berdasarkan debit andalan 70% sebesar 25,34 m³/s dan net head sebesar 40,45 meter serta efisiensi turbin sebesar 90%, sehingga menghasilkan daya bangkitan total sebesar 8,6 MW. Keuntungan maksimal yang dapat diperoleh per tahun pada PLTM Way Apu adalah sekitar Rp100 miliar, dengan tarif harga listrik yang dijual ke PLN sebesar Rp1.352/kWh. Dengan nilai keuntungan tersebut, diperoleh Net Present Value (NPV) sebesar Rp381.424.828.321 (setara Rp381 miliar) dan Benefit Cost Ratio (BCR) sebesar 3,47, sehingga dapat disimpulkan bahwa investasi PLTM Way Apu layak secara ekonomi.