Sedimentasi merupakan salah satu permasalahan utama yang menyebabkan
penurunan kapasitas tampungan dan umur layanan Waduk Cirata. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis karakteristik sedimentasi pada sungai-sungai inlet,
mengevaluasi efektivitas alternatif pengendalian sedimen, serta mengkaji
pengaruhnya terhadap distribusi endapan dan umur layanan waduk. Analisis
dilakukan melalui pemodelan hidrologi menggunakan HEC-HMS, analisis potensi
erosi lahan menggunakan metode Universal Soil Loss Equation (USLE), serta
pemodelan transpor sedimen satu dimensi (1D) dan distribusi sedimentasi dua
dimensi (2D) menggunakan HEC-RAS. Alternatif pengendalian yang dievaluasi
meliputi pembangunan sabo dam, perangkap sedimen (sand trap), serta kombinasi
keduanya, dengan mempertimbangkan kondisi eksisting dan keberadaan pumped
storage. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total potensi sedimentasi yang masuk
ke Waduk Cirata mencapai sekitar 3,05 juta m³/tahun, dengan kontribusi terbesar
berasal dari Sungai Cikundul sebesar 1,15 juta m³/tahun dan Sungai Cimeta–
Citarum sebesar 1,05 juta m³/tahun. Hasil pemodelan 2D menunjukkan bahwa
endapan sedimen cenderung terkonsentrasi pada zona inlet sungai akibat penurunan
kecepatan aliran ketika memasuki waduk. Penerapan kombinasi sabo dam dan sand
trap mampu menurunkan suplai sedimen menjadi sekitar 2,11 juta m³/tahun atau
berkurang sebesar 31%, serta mengurangi luas area sedimentasi dari 3,081 km²
menjadi 1,263 km². Berdasarkan hasil analisis, sisa umur layan waduk sejak tahun
2022 diproyeksikan mencapai 84 tahun pada kondisi eksisting tanpa penanganan,
85 tahun dengan pumped storage, 88 tahun dengan sabo dam, 90 tahun dengan sand
trap, dan 91 tahun dengan kombinasi sabo dam dan sand trap. Dengan demikian,
kombinasi sabo dam dan sand trap merupakan alternatif pengendalian sedimentasi
yang paling efektif di antara skenario yang dikaji, dengan kemampuan
memperpanjang umur layanan waduk hingga 7 tahun dibandingkan kondisi
eksisting, sekaligus mengurangi suplai sedimen dan mempertahankan kapasitas
tampungan Waduk Cirata.
Perpustakaan Digital ITB