digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Nita Juang
PUBLIC Open In Flipbook Yati Rochayati

COVER Nita Juang
PUBLIC Open In Flipbook Yati Rochayati

BAB 1 Nita Juang
PUBLIC Open In Flipbook Yati Rochayati

BAB 2 Nita Juang
PUBLIC Open In Flipbook Yati Rochayati

BAB 3 Nita Juang
PUBLIC Open In Flipbook Yati Rochayati

BAB 4 Nita Juang
PUBLIC Open In Flipbook Yati Rochayati

BAB 5 Nita Juang
PUBLIC Open In Flipbook Yati Rochayati

PUSTAKA Nita Juang
PUBLIC Open In Flipbook Yati Rochayati

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh injeksi listrik terhadap sistem fluida–batuan sandstone serta implikasinya dalam proses Enhanced Oil Recovery (EOR). Penelitian dilakukan secara eksperimen laboratorium menggunakan sampel batuan sandstone Bayah dan Berea, dengan pengujian meliputi pengukuran sudut kontak, permeabilitas, pencitraan X-ray, serta pengujian pemulihan minyak menggunakan metode Electrokinetic Enhanced Oil Recovery (EK-EOR). Hasil pengukuran sudut kontak menunjukkan bahwa brine pada kedua sampel batuan memiliki kecenderungan bersifat water-wet, yang ditandai dengan penurunan sudut kontak seiring waktu. Pemberian injeksi arus listrik tidak mengubah karakter keterbasahan dasar batuan, namun mempercepat dinamika pembasahan air. Pada pengujian menggunakan minyak, minyak cenderung menyerap ke dalam batuan pada kondisi tanpa injeksi listrik, sedangkan pada kondisi dengan injeksi listrik minyak tidak menyerap dan tetap berada di permukaan, yang mengindikasikan dominasi air pada permukaan batuan semakin kuat. Pengukuran permeabilitas menunjukkan bahwa pemberian injeksi arus listrik searah (DC) menyebabkan peningkatan nilai permeabilitas batuan selama proses pengujian. Pencitraan X-ray menunjukkan distribusi fluida yang relatif homogen serta tidak adanya perubahan struktur fisik batuan selama pengujian. Pengujian pemulihan minyak menggunakan metode EK-EOR menunjukkan bahwa kombinasi injeksi air yang didorong oleh gas argon dan pemberian medan listrik mampu memobilisasi sebagian minyak dari sistem pori batuan.